Kondisi Kehamilan Minggu Ke-36 Hingga Minggu Ke-40

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-32 hingga Minggu ke-35)
Tahapan Kehamilan Trimester Ketiga

Kondisi Kehamilan Minggu ke-36
Bayi sudah dalam keadaan matang baik fungsi organ maupun ukurannya dan bayi bisa lahir kapan saja dimulai pada minggu ini.

Kondisi Ibu :
Tekanan di perut bawah semakin dirasakan dan ibu merasa bayi perlahan mulai turun. Bayi semakin mendesak kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil akan semakin meningkat.

Kondisi Bayi :
Bayi akan mendapat antibodi dari ibunya seperti campak pada bulan ini. Kulitnya semakin halus serta lemak yang terus bertambah setiap hari dibawah kulit bayi. Ginjal dan paru-paru dari bayi sudah bekerja dengan baik dan hatinya sudah bisa memproduksi kotoran.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-37
Bayi terus berlatih untuk bernafas dan menggerakkan paru-parunya sebagai persiapan saat ia setelah dilahirkan. Bayi juga akan mengubah posisi yaitu akan turun ke panggul (biasanya kepala akan menghadap ke arah jalan lahir) sebagai pesiapan untuk lahir.

Kondisi Ibu :
Ibu akan merasa semakin gatal pada kulit bagian perut, namun sebaiknya jangan digaruk dan cukup diusap dengan lotion atau baby oil.

Kondisi Bayi :
Sebagian besar lanugo (lapisan bulu halus) sudah rontok pada mingu ini. Dan vernix caseosa (lapisan seperti keju yang melapisi tubuh bayi dalam rahim dan melindungi kulitnya yang sedang berkembang) mulai menghilang, meskipun sebagian masih tetap ketika ia lahir.

Bersama dengan sekresi lain bayi akan menelan keduanya, dan semuanya tetap berada dalam ususnya hingga lahir. Campuran berwarna kehitaman (mekonium) adalah hasil buang air besar pertamanya.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-38
Pada minggu ke-38 ini bayi mempunyai berat badan sekitar 3 hingga 3,2 kg.

Kondisi Ibu:
Ibu akan sering merasakan kontraksi pada perutnya.

Kondisi Bayi:
Semua sistem organ bayi sudah terbentuk dengan sempurna. Refleks bayi sudah terkoordinasi dengan baik. Bayi sudah dapat membedakan antara terang dan gelap. Hingga nanti dilahirkan, bayi akan terus tumbuh dan berkembang dengan menambahkan simpanan lemaknya yang akan membantunya mengatur suhu badan setelah lahir.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-39
Minggu ini adalah saat-saat menunggu kelahiran si kecil. Saat dilahirkan ukuran rata-rata bayi dari kepala sampai kaki panjangnya adalah sekitar 51 cm dengan berat sekitar 3,5 kilogram, namun batasan yang sehat adalah antara 2,5 kg hingga 4 kg.

Kondisi Ibu :
Mungkin ibu merasa seperti sangat besar dan tidak nyaman.

Kondisi Bayi :
Akibat dari vernix caseosa, cairan amnion yang dulunya jernih sekarang berwarna pucat seperti susu.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-40
Tubuh si kecil yang montok dan bulat hanya bisa meringkuk ketat akibat rahim semakin sempit pada minggu terakhir kehamilan ini. Bayi Anda sedang menanti untuk dilahirkan.

Kondisi Ibu :
Ibu dalam keadaan tidak nyaman dan ibu akan mencondongkan tubuh ke belakang untuk mengimbangi beban yang berat di bagian depan. Ibu cenderung menjatuhkan benda-benda disekitarnya atau bahkan membentur jika tidak ada yang menuntunnya.

Kondisi Bayi :
Bayi akan semakin banyak menghasilkan hormon yang disebut kortison dari kelenjar adrenalnya pada minggu terakhir ini. Hormon ini membantu mematangkan serta menyiapkan paru-parunya untuk udara pertama. Jika kebanyakan bayi laki-laki testisnya sudah turun namun ada bayi perempuan ovariumnya masih berada di pinggir panggul dan tidak mencapai posisi final hingga setelah dilahirkan.

Kondisi Kehamilan Minggu Ke-32 Hingga Minggu Ke-35

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-28 hingga Minggu ke-31)

Tahapan Kehamilan Trimester Ketiga

Kondisi Kehamilan Minggu ke-32
Pada fase ini bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai lahir nanti.

Kondisi Ibu :
Akibat terganggunya proses pencernaan beberapa ibu hamil di usia ini ada yang mengalami sembelit.

Kondisi Bayi :
Paru-paru bayi belum akan berkembang sempurna sampai tepat sebelum ia lahir. Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna dengan kukunya yang sudah lengkap dan sempurna. Bagi sebagian bayi, rambut sudah memenuhi bagian kepala. Begitu pula dengan bulu mata dan alis yang semakin terlihat jelas.

Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai menghilang walaupun sebagian mungkin masih ada di bahu dan punggung saat ia dilahirkan. Kulit bayi semakin merah, kelopak mata juga telah terbuka dan sistem pendengaran terbentuk secara sempurna.

Sejak bulan ini sistem saraf pusatnya juga sudah menjadi matang. Jika bayi Anda laki-laki, buah zakarnya mungkin sudah masuk ke dalam skrotum. Namun terkadang salah satu atau kedua buah zakar belum masuk ke posisinya sampai setelah lahir, tetapi Anda jangan khawatir. Buah zakar yang belum turun sering kali terkoreksi sendiri sebelum ulang tahun pertama si kecil.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-33
Pada minggu ini berat bayi sekitar 2-2,7 kg dan panjangnya sekitar 45 cm. Bentuk wajah bayi telah menyerupai ayah dan ibunya.

Kondisi Ibu :
Gerakan bayi lebih terasa karena bayi mengisi hampir seluruh ruang rahim. Ibu juga merasa tak nyaman akibat gerakannya yang aktif, terutama ketika kakinya di bawah tulang rusuk ibu. Ibu juga akan mengalami sakit punggung akibat terjadi peregangan otot.

Kondisi Bayi :
Sebagian besar perkembangan fisik dasarnya kini telah selesai. Namun tulang tengkoraknya masih cukup lentur dan belum sepenuhnya menyatu sehingga memungkinkannya melewati jalan lahir yang relatif sempit. Meskipun tulang di bagian lain tubuhnya telah mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Kulitnya mulai halus, tidak lagi keriput dan lebih berisi.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-34
Akibat pertambahan jaringan otot dan lemak, berat bayi akan bertambah setidaknya 1 kg sejak bulan lalu. Bayi sudah berada di pintu rahim. Namun meski demikian, ia masih harus mematangkan beberapa hal dan menambah berat badan sebelum benar-benar siap untuk dilahirkan.

Kondisi Ibu :
Perut ibu meregang sedemikian rupa sehingga pusar ibu menonjol dan meningkatnya pigmentasi pada linea nigra membuatnya semakin terlihat jelas. Rahim mengeras dan berkontraksi sebagai persiapan untuk melahirkan. Demikian juga dengan panggul ibu cenderung melebar dan mungkin terasa sakit, terutama di bagian belakang. Beberapa wanita memiliki kadar hemoglobin rendah pada tahap kehamilan ini.

Kondisi Bayi :
Pada minggu ini organ-organnya hampir matang sepenuhnya, kecuali paru-paru. Paru-paru berkembang sempurna, meskipun tetap membuat surfaktan dalam jumlah banyak. Refleks koordinasi bayi mulai sempurna seperti berkedip, menutup mata saat ia mengantuk, menoleh, menendang serta merespons cahaya, suara dan sentuhan. Sejak bulan ini lapisan plasentanya mulai menipis.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-35
Bayi sudah semakin besar dan rahim ibu terasa sangat sempit sehingga ia tidak banyak bergerak lagi. Ketika ia meregang atau menggeliat, ibu bisa mengamati siku, kaki, atau kepalanya menonjol dari perut.

Kondisi Ibu:
Kebanyakan ibu hamil mengalami denyutan atau bahkan rasa nyeri pada pinggul, bokhong atau panggul di minggu-minggu terakhir kehamilan. Kadang rasa cemas yang tidak beralasan membuat Ibu sulit tidur.

Kondisi Bayi:
Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya. Lemak ini berfungsi untuk membeirkan kehangatan pada tubuhnya saat ia dilahirkan nanti. Bayi juga sudah mempunyai sepasang ginjal yang berkembang sempurna. Serta hati yang sudah bisa memproses sebagian produk buangan. Apabila bayi Anda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah terbentuk dengan sempurna. Kepala bayi sudah mulai memasuki panggul. 

Kondisi Kehamilan Minggu Ke-28 Hingga Minggu Ke-31

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-23 hingga Minggu ke-27)
Tahapan Kehamilan Trimester Ketiga

Kondisi Kehamilan Minggu ke-28
Lemak pada tubuh bayi mulai semakin bertambah hingga ukuran bayi dengan panjang sekitar 38 cm dan berat sekitar 1-1,8 kg benar-benar mengisi ruang yang kosong dalam rahim.

Kondisi Ibu :
Pada masa ini ibu hamil dapat mengalami kenaikan berat badan sekitar 5 kg. Juga pembengkakan pada kaki dan tangan bisa terjadi pada masa ini. Namun naluri keibuan biasanya juga sudah mulai tumbuh.

Kondisi Bayi :
Bayi sudah bisa membuka matanya dan sudah mulai bisa memalingkan wajah bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Lapisan lemak semakin berkembang. Rambut halus dan kuku jarinya terus tumbuh seiring dengan otak yang semakin berkembang dan kepala yang sudah mengarah ke bawah. Meskipun paru-parunya belum sempurna namun kemungkinan besar si kecil dapat bertahan hidup saat ia terlahir ke dunia.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-29
Dengan kepala mengarah kebawah, posisi bayi saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir. Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen yang akan menstimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui).

Kondisi Ibu :
Letak janin yang mulai membesar dan mendesak kandung kemih membuat Ibu mulai merasakan ingin selalu buang air kecil. Ibu hamil mudah merasa capek dan lelah akibat beban yang harus dibawanya yang semakin besar.

Kondisi Bayi :
Otak bayi berkembang pesat dan ia sudah dapat melihat serta mendengar. Sensitivitas bayi juga semakin jelas sehingga pada usia ini hampir semua bayi bereaksi terhadap suara, cahaya, rasa dan bau. Bayi juga akan lebih sering menendang di dalam rahim ibu. Jika bayi Anda laki-laki, buah zakarnya akan bergerak dari tempatnya di dekat ginjal menuju selangkhangan. Jika bayi Anda perempuan, klitorisnya relatif menonjol karena labia yang masih kecil belum bisa menutupinya.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-30
Panjangnya sekitar 40 cm dan akan terus menambah berat badannya sampai ia dilahirkan. Otak bayi semakin berkembang dengan sangat cepat. Gerakan-gerakan bayi semakin terasa sehingga ketika ia menendang Anda dapat merasakan gerakan kaki atau tangannya di bawah kulit perut Anda.

Kondisi Ibu :
Untuk memudahkan proses kelahiran bayi, ligamen di seputar daerah pelvix mulai meregang. Kondisi seperti ini seringkali membuat ibu hamil merasakan sakit punggung.

Kondisi Bayi :
Pada usia ini paru-paru dan saluran pencernaan bayi hampir matang. Dengan mata indahnya yang sudah mulai memproduksi air mata, si kecil sudah mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya, mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain untuk bisa melihat apa yang sedang terjadi di dalam rahim, membedakan terang dan gelap atau bahkan mencari sumber cahaya.

Sehingga jika Anda menyorotkan sinar pada perut, bayi Anda bisa memalingkan kepala untuk mengikuti cahaya atau bahkan meraih untuk menyentuh kilau yang bergerak. Sebagian peneliti berpikir bahwa memaparkan perut Anda pada cahaya akan menstimulasi perkembangan visual.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-31
Dengan berat sekitar 1,5-2 kg dan panjang sekitar 42 cm dari ujung kaki ke ujung kepala, si kecil nampak seperti bayi baru lahir. Gerakan bayi semakin jarang dan tidak terlalu aktif seperti dulu karena ia kehabisan ruang kosong dalam rahim dan tidak bisa berbalik arah lagi. Namun ia masih bisa menggerakkan kepalanya dari satu sisi ke sisi lain.

Kondisi Ibu :
Selain merasakan tekanan pada kandung kemih, ibu hamil pada usia ini menjadi semakin sulit tidur nyenyak, terasa sulit mencari posisi nyaman akibat semakin membesarnya perut.

Kondisi Bayi :
Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, namun berat badannya akan terus bertambah seiring perkembangan otaknya semakin pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Meskipun melambat namun organ-organnya terus mematang.

Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor. Lengan, tungkai, dan tubuh bayi terus terisi sampai akhirnya ukurannya menjadi proporsional dengan kepalanya. Plasenta masih memberikan nutrisi untuk bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni hingga ia berkemih sebanyak 500 ml sehari.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Dan Hari Perkiraan Kelahiran

tipstipskehamilan. Cara menghitung kehamilan baik itu usia kehamilan maupun perkiraan hari kelahiran belum diketahui oleh kebanyakan para ibu yang sedang menjalani kehamilan. Padahal pengetahuan akan hal ini adalah penting untuk dapat mengetahui perkembangan kehamilan yang sedang dijalani. Mengetahui apa yang terbaik bagi kehamilan itu sendiri pada usia-usia atau trimester-trimester tertentu yang dijalani oleh ibu hamil. Baik itu berupa asupan nutrisi, hal-hal yang boleh maupun tidak untuk dilakukan maupun untuk melakukan jadwal pemeriksaan baik ke bidan maupun dokter. Berikut ini cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel yang kami namakan dengan tabel kehamilan.
Cara menghitung kehamilan

Setelah sebelumnya kita membahas cara mengetahui masa subur wanita hanya dengan melihat tabel masa subur, kali ini tipstipskehamilan berbagi tips mengenai cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel kehamilan.

Untuk dapat menghitung usia kehamilan selama ini para ibu hamil masih mengandalkan dokter atau bidan. Memang ini tidak salah dan bahkan dianjurkan demi penghitungan usia kehamilan yang tepat secara medis. Namun, tidak ada salahnya tipstipskehamilan kali ini berbagi artikel mengenai cara memperkirakan hari kelahiran dan menghitung usia kehamilan hanya dengan melihat tabel kehamilan.

Jadi Anda para ibu hamil tidak perlu menghitung dengan rumus-rumus yang membingungkan, namun hanya dengan melihat tabel kehamilan para ibu hamil bisa memperkirakan kapan hari kelahiran sang buah hati dan berapa usia kehamilannya saat ini.

Tabel kehamilan berikut ini dibuat berdasarkan pada penghitungan siklus menstruasi atau metode Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Jadi bagi ibu hamil yang memiliki siklus haid normal atau teratur setiap 21-35 hari dapat menggunakan tabel ini untuk memperkirakan hari kelahiran sang buah hati serta mengetahui usia kehamilan. 

Berikut ini tabel kehamilan dari tipstipskehamilan beserta contoh penggunaannya.

Jika Ibu hamil setelah dilakukan test kehamilan ternyata positif hamil maka ibu hamil dapat melihat tabel di atas untuk melihat berapa usia kehamilannya sekarang dan kapan perkiraan hari kelahiran sang buah hati.

Contoh :
Jika misalnya haid terakhir ibu hamil terjadi pada tanggal 10 Pebruari hingga 15 Pebruari, maka hari HPHT nya adalah tanggal 10 Pebruari. Pada tabel di atas kita lihat angka 10 pada baris warna ungu dan bulan Pebruari kita juga melihat pada kolom warna ungu sebelah kiri.

Selanjutnya kita tarik garis ke bawah dan ke samping kanan sampai bertemu pada satu titik di tengah. Sehingga kita dapat melihat hari perkiraan lahir sang buah hati adalah tanggal 17 Nopember dengan melihat bulan Nopember ada pada sisi kanan tabel. 

Demikian juga misalnya jika HPHT ibu hamil adalah tanggal 25 Juli maka perkiraan hari kelahiran sang buah hati adalah tanggal 02 Mei tahun berikutnya.

Namun perkiraan tanggal kelahiran ini sebaiknya ditambah tenggang waktu plus dan minus 7 hari. Pada contoh di atas untuk perkiraan serta persiapan kelahiran yaitu antara 10 – 24 Nopember dan antara tanggal tanggal 25 April – 09 Mei tahun berikutnya.

Sedangkan untuk mengetahui berapa usia kehamilan ibu hamil yaitu pada contoh di atas kita mengetahui tanggal 17 Nopember sebagai hari perkiraan lahir, pada kolom yang sama kita lihat tanggal 17 adalah tanggal dimana usia kehamilan genap 1 bulan untuk setiap baris atau per bulannya.

Jadi jika kita ingin melihat berapa usia kehamilan pada bulan April misalnya, maka kita dapat menghitungnya ke bawah dengan melihat bulan disebelah kiri tabel. Sehinga kita lihat bahwa usia kehamilan pada tanggal 17 April adalah genap 2 bulan.

Demikian cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel kehamilan. Semoga bermanfaat..

Manfaat Minum Susu Hamil

tipstipskehamilan. Minum susu selama hamil dapat menyebabkan ibu gemuk dan bayi terlahir dengan berat badan berlebih, begitu menurut mitos yang berkembang di masyarakat. Namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum susu hamil akan membuat bayi yang akan dilahirkan nanti tumbuh menjadi remaja yang lebih tinggi. Bahkan studi terbaru menyebutkan manfaat susu sebenarnya sudah bisa didapatkan sejak bayi masih dalam kandungan.
Minum Susu Hamil

Kehamilan merupakan momen awal yang dapat menentukan masa depan seorang anak. Di masa kehamilan, kesehatan ibu dan calon bayi harus benar-benar diperhatikan baik dari kebutuhan nutrisi mereka maupun pola hidup yang dijalaninya.

Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu hamil selama menjalani kehamilan, alangkah baiknya ibu hamil juga mengonsumsi susu kehamilan. Karena selain sebagai sumber protein dan kalsium, susu kehamilan umumnya dilengkapi nutrisi-nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu dan bayi. Nutrisi-nutrisi tersebut antara lain yaitu vitamin, mineral, asam folat, zat besi, protein, karbohidrat, dan lemak yang merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan janin.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Inggris menyebutkan bahwa kandungan yodium yang terdapat pada susu akan memproduksi hormon dalam kelenjar tiroid. Hormon tersebut memiliki efek langsung terhadap perkembangan otak janin sehingga dapat membantu meningkatkan IQ bayi.

Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa mengkonsumsi susu selama kehamilan juga dapat membuat anak tumbuh lebih tinggi saat remaja. Anak-anak itu juga memiliki tingkat insulin yang lebih tinggi dalam aliran darahnya, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.

Namun terlepas dari semua manfaat susu hamil seperti tersebut di atas, seorang ibu hamil juga jangan sampai mengesampingkan makanan-makanan yang dikunyah yang berupa makanan-makanan sehat ibu hamil sebagai makanan utama selain mengkonsumsi susu kehamilan sebagai pelengkap nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Mewaspadai Air Ketuban Pecah Sebelum Waktunya

tipstipskehamilan. Pecahnya air ketuban pada fase akhir kehamilan adalah tanda paling akurat untuk memprediksi kapan si jabang bayi akan lahir. Namun jika yang terjadi ketuban pecah dini sebelum weaktunya kelahiran, maka janin akan beresiko terinfeksi, menyebabkan air ketuban habis, atau keluarnya tali pusat (prolaps tali pusat) yang kesemuanya akan sangat berbahaya bagi si ibu maupun si janin. Air ketuban pecah dini sebelum waktunya persalinan juga menjadi penyebab bayi dilahirkan secara prematur tergantung kebijakan dari dokter.
Tips ketuban pecah sebelum waktunya

Pada masa kehamilan, janin dalam rahim si ibu akan berkembang dan dilindungi oleh selaput tipis yang berisi cairan amnion. Cairan ini memungkinkan si janin untuk bergerak bebas dan berenang di dalamnya. Cairan amnion inilah yang biasanya kita kenal dengan air ketuban. 

Pada proses kelahiran, selaput ketuban ini akan mendapatkan kontraksi yang kuat sehingga selaput tersebut akan pecah dan bayi dalam kandungan bisa lahir dengan mudah. Namun kadang pada proses kelahiran dokter atau bidan dengan sengaja akan melakukan perobekan pada selaput ketuban untuk memeriksa kondisi bayi dalam kandungan dengan melihat warna air ketuban atau merangsang kontraksi yang dirasa kurang. 

Pecah ketuban sebelum fase persalinan dimulai yang disebut juga dengan ketuban pecah dini juga bisa terjadi. Jika ibu hamil mengalami pecah ketuban sebelum fase kelahiran, maka ibu hamil harus segera ke dokter. Penundaan penanganan akan mengakibatkan terjadinya infeksi, air ketuban habis, atau keluarnya tali pusat (prolaps tali pusat) yang kesemuanya bisa beresiko fatal bagi si ibu maupun si bayi. 

Seperti kita ketahui, selaput ketuban inilah yang menjaga janin dari infeksi bakteri dan kuman yang biasanya datang dari luar. Jika air ketuban pecah dini sebelum waktunya kelahiran atau bahkan air ketuban habis sebelum si ibu mendapatkan penanganan, maka akan terjadi hubungan antara janin dan dunia luar sehingga dapat menyebabkan janin menjadi rentan terinfeksi bakteri dan kuman dari luar.

Untuk mencegah resiko infeksi ini, maka biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi pada janin dan menyuntikan obat untuk merangsang pematang paru janin. Tindakan persalinan akan dipelihara dahulu (konservatip) atau langsung dilakukan induksi persalinan yang akan disesuaikan dengan usia kehamilan, keadaan ibu dan si janin.

Lalu apa tanda-tanda air ketuban pecah? Tanda-tanda air ketuban pecah biasanya ditandai dengan keluarnya air ketuban dari vaghina. Cairan ini tidak bisa ditahan oleh si ibu hamil, berbeda dengan air seni atau urine yang bisa ditahan. Cara paling mudah untuk membedakan antara cairan ketuban dengan urine adalah dari warna air ketuban serta baunya.

Air seni atau urine biasanya akan memiliki warna kekuningan hingga bening dan memiliki bau yang pesing. Sedangkan air ketuban biasanya akan memiliki warna agak keruh dan bercampur dengan lanugo, (rambut halus janin) dan mengandung vernik kaseosa (lemak pada kulit janin) dan biasanya berbau khas tidak menyengat/ pesing seperti air seni. Cairan ini tidak akan berhenti merembes dan terus mengalir bahkan hingga membasahi pakaian. 

Selanjutnya pencegahan apa yang bisa ibu hamil lakukan agar resiko ketuban pecah sebelum waktunya bisa dihindari? Kita tidak bisa memastikan apakah ketuban pecah sebelum waktunya bisa dihindari, namun dengan mengurangi aktifitas yang berlebihan yang dapat menimbulkan ketegangan fisik maupun mental bagi ibu hamil, menghindari makan makanan yang bisa merangsang terjadinya kontraksi rahim seperti minuman beralkohol dan makanan yang mengandung zat fermentasi, menjaga daerah perut dari benturan fisik, menjaga kesehatan sekitar alat khelamin terutama dari infeksi, menghindari stress berlebihan dan melakukan hubungan suami istri secara hati - hati terutama pada kehamilan yang memasuki trimester kedua Insya Allah bisa membantu mengurangi resiko terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya.

Jika suatu saat ibu hamil mengalami air ketuban pecah dini sebelum waktunya fase persalinan, tips yang perlu suami dan ibu hamil lakukan adalah jangan panik! dan sesegera mungkin mendapat pertolongan dari bidan, dokter atau tenaga kesehatan lainnya.

Demikian sedikit informasi tentang mewaspadai air ketuban pecah sebelum waktunya. Semoga bermanfaat..

Makanan Sehat Saat Masa Kehamilan Trimester Ketiga

tipstipskehamilan. Makanan sehat pada trimester ke-3 kehamilan harus tetap dijaga oleh ibu hamil karena perkembangan bayi pada masa ini sangat pesat, apalagi pertumbuhan otak janin berkembang cepat sekali dua bulan terakhir menjelang persalinan. Karena itu, ibu hamil pada masa trimester ketiga ini jangan sampai kekurangan gizi. Nutrisi-nutrisi penting harus di penuhi agar proses kelahiran bayinya lancar dan normal.

makanan sehat trimester 3 ketiga kehamilan

Berikut ini beberapa makanan yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil di trimester akhir masa kehamilannya:

Kalori
Pada masa trimester ketiga ini kebutuhan kalori ibu hamil akan meningkat untuk pertumbuhan janin dan plasenta selain menambah volume darah dan cairan ketuban dan juga berguna untuk keperluan melahirkan dan menyusui. Bahkan, untuk kebutuhan kalori pada masa ini hingga melahirkan bisa mencapai 70.000 hingga 80.000 kilo kalori atau kkal. Sehingga jika dihitung dalam kebutuhan kalori perharinya, ibu hamil membutuhkan 285 hingga 300 kkal.

Untuk memperoleh asupan kalori yang cukup ibu hamil dapat mengkonsumsi makanan-makanan yang berkarbohidrat, seperti beras, kentang, kacang-kacangan, singkong, ketela, biji-bijian dan jenis umbi-umbian lainnya. Serta lemak yang dapat diperoleh dari mentega, susu, telur, daging berlemak, alpukat dan minyak nabati. 

Vitamin
Vitamin A
Vitamin A mempunyai peran dalam hal penglihatan, imunitas, pertumbuhan dan perkembangan embrio. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Vitamin A dapat diperoleh dari buah-buahan, sayuran warna hijau dan orange, susu, kuning telur, hati ayam dan lainnya.

Vitamin B
Vitamin B banyak sekali macamnya, antara lain vitamin B1, vitamin B2, niasin dan asam pantotenat yang dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme. Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk membentuk DNA dan sel-sel darah merah. Vitamin B12 terdapat pada telur, susu, rumput laut, daging sapi. Sedangkan vitamin B6 berperan untuk membantu metabolisme asam amino serta berperan dalam pembentukan senyawa kimia penghantar pesan antar sel saraf (neurotransmitter). Makanan yang mengandung vitamin B6 yaitu gandum, ikan, susu, kacang kedelai dan lainnya.

Vitamin C
Ibu hamil disarankan mengkonsumsi 85 miligram per hari. Karena vitamin C merupakan antioksidan yang melindungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kolagen serta menghantarkan sinyal ke otak. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi di usus sehingga dapat mengurangi resiko anemia. Makanan yang mengandung vitamin C antara lain tomat, jeruk, strawberry, jambu biji dan brokoli.

Vitamin D
Vitamin D berfungsi mencegah hipokalsemia, membantu penyerapan kalsium dan fosfor, mineralisasi tulang dan gigi serta mencegah osteomalacia pada ibu hamil. Selain itu vitamin D dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesulitan bernafas pada bayi. Vitamin D dapat diperoleh pada makanan susu dan kuning telur. Selain itu vitamin D dapat dibuat sendiri oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari.

Vitamin E
Selama kehamilan, ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin E sebanyak 2 miligram per hari. Vitamin E berfungsi melindungi asam lemak yang dibutuhkan janin seta menjaga kualitas sel kulit ibu akibat peregangan janin. Gandum adalah salah satu sumber makanan yang mengandung vitamin E.

Vitamin K
Kekurangan vitamin K dapat mengakibatkan gangguan perdarahan pada bayi. Namun kekurangan vitamin K ini jarang terjadi.

Yodium
Yodium dibutuhkan untuk membentuk senyawa tiroksin guna mengontrol setiap metabolisme sel baru yang terbentuk. Kekurangan asupan yodium pada ibu hamil dapat mengakibatkan proses perkembangan janin termasuk otaknya terhambat dan terganggu sehingga pertumbuhan janin menjadi tidak sempurna atau kerdil. Namun asupan yodium ke dalam tubuh saat hamil juga harus benar-benar dicermati.

Karena jika tiroksin berlebih, sel-sel baru akan tumbuh berlebihan sehingga pertumbuhan janin melebihi ukuran normal. Jadi idealnya konsumsi yodium adalah 175 mikrogram per hari. Yodium dapat diperoleh dari makanan-makanan laut seperti ikan, kerang, cumi-cumi, atau lobster. Selain itu yodium juga bisa didapat dari konsumsi garam-garaman atau yodium yang dibuat instan. Itulah alasannya mengapa makanan laut tergolong salah satu makanan sehat untuk ibu hamil.

Omega 3
Selama trimester ketiga otak janin terus mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Oleh karenanya omega-3 yang sangat berguna untuk kesehatan otak bayi dan jantung si ibu. Asupan Omega 3 dapat diperoleh dari telur dan ikan lemak seperti salmon, mackerel, dan tuna.

Kalsium
Ibu hamil juga membutuhkan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi pada janin, membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdilatasi, serta mengantarkan sinyal syaraf, kontraksi otot dan sekresi hormon. Selain itu kalsium juga dapat menguatkan tulang ibu hamil karena harus menahan beban bayi yang dikandungnya.

Air
Pada trimester ke 3 ini air sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel baru, mengatur suhu tubuh, melarutkan dan mengatur proses metabolisme zat-zat gizi, serta mempertahankan volume darah yang meningkat selama masa kehamilan. 

Demikian Makanan Sehat Saat Masa Kehamilan Trimester Ketiga. Semoga bermanfaat..

"Blog ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan untuk menggantikan saran dokter dan ahli lainnya. Konsultasikan keluhan seputar kehamilan Anda kepada dokter kandungan dan ahli lainnya"
Copyright © 2013-2016. Tips - Tips Tentang Kehamilan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger