Mewaspadai Anyang-anyangan dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu Hamil

tipstipskehamilan. Ingin selalu buang air kecil namun air kencing yang keluar sedikit atau dalam istilah lain disebut dengan anyang-anyangan sering dialami oleh ibu hamil. Anyang-anyangen ini bisa disebabkan oleh hal yang normal seperti adanya penekanan rahim yang kian membesar  terhadap kandung kemih. Namun yang perlu diwaspadai adalah jika anyang anyangen yang disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemih (ISK) yang ditandai dengan nyeri di bawah perut dan panas seperti terbakar pada kandung kemih. Berikut ini beberapa penyebab anyang-anyangen dan infeksi saluran kemih (ISK) pada ibu hamil.

Anyang anyangen sering buang air kecil
Anyang-anyangan biasanya lebih banyak terjadi pada wanita dibanding pria. Kenapa hal ini terjadi? Secara anatomi letak organ vital wanita lebih terbuka dan lebih dekat dengan anus. Jika setelah BAB wanita kurang menjaga kebersihannya maka kuman atau bakteri akan mudah masuk ke vaghina. Bakteri Escherecia coli yang berasal dari flora usus yang keluar sewaktu BAB tersebut dapat berkembang biak dan akan menjalar ke saluran kencing dan naik ke kandung kemih dan bisa menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK).

Wanita atau ibu hamil sebaiknya saat cebok jangan melakukannya dari arah belakang ke depan karena dapat mengenai organ vitalnya. Sebaiknya dilakukan dari atas ke bawah sehingga air langsung terbuang tanpa mengenai vaghina. Untuk menghindari bakteri yang mudah masuk wanita atau ibu hamil perlu menjaga kebersihan vaghina baik setelah BAK maupun BAB. Begitu pula satelah selesai melakukan hubungan suami istri.

Pada ibu hamil anyang anyangen bisa disebabkan tertekannya kandung kemih oleh rahim yang semakin membesar. Kondisi ini biasanya terjadi pada minggu ke 6 – 24 usia kehamilan. Karena kapasitas kandung kemih yang menyempit apalagi asupan air minum yang semakin banyak membuat ibu hamil akan selalu merasa ingin buang air kecil.

Ibu hamil sebaiknya jangan menahan jika ingin kencing. Sering menahan untuk buang air kecil dapat menyebabkan air seni tidak bisa keluar semua (lampias) saat dibuang dan masih menyisakan urine yang cukup banyak di dalam kandung kemih. Sisa urine inilah yang dapat membuat selalu ingin buang air kecil lagi. 

Urine yang tidak segera dibuang atau sisa urine yang tidak bisa terbuang dapat menyebabkan timbulnya bakteri pada kandung kemih. Jika dibiarkan bakteri ini akan menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK). Oleh karena itu segeralah untuk ke toilet jika ada tanda-tanda ingin BAK. Perbanyak juga asupan cairan atau minum air putih hingga 8 gelas sehari untuk mencegah bakteri tidak terkonsentrasi sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kandung kemih dan saluran kemih 

Infeksi saluran kemih (ISK) juga dapat disebabkan oleh adanya suatu rangsangan pada mulut saluran kencing karena reaksi infeksi atau karena kadar pH pada urinenya tak sesuai. Selain itu penyakit sistemik seperti diabetes atau penyakit lain yang dapat menurunkan kekebalan tubuh juga bisa menyebabkan ISK.

Infeksi saluran kemih (ISK) memiliki gejala seperti rasa nyeri atau panas seperti terbakar pada saluran atau kandung kemih, warna air seni keruh, dan jika sudah menyerang ginjal akan terasa nyeri di pinggang bagian belakang dan kadang disertai dengan demam, mual dan muntah. 

Jika Anda atau ibu hamil memiliki gejala seperti di atas segera periksa ke dokter karena infeksi saluran kemih yang tidak segera ditangani dapat menjalar ke ginjal dan dapat menyebabkan infeksi pada ginjal. ISK juga dapat meningkatkan resiko anemia, hipertensi dan preeklamsi pada ibu hamil  dan dapat menyebabkan bayi lahir secara premature serta dapat membuat berat badan bayi rendah.

Demikian Tips Mewaspadai Anyang-anyangan dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu Hamil. Semoga bermanfaat..

Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil Bersama Dokter Spesialis Kandungan dr. Riyani Limoa, SpOG

tipstipskehamilan. Kehamilan yang sehat dan persalinan yang mudah adalah dambaan setiap ibu yang sedang dalam masa-masa kehamilan. Bagi ibu hamil yang ingin memperoleh metode-metode khusus yang terbukti aman dan mudah dilakukan dalam menjaga dan merawat kehamilan serta metode khusus untuk persalinan yang mudah silahkan untuk terus membaca tulisan ini.

panduan masa hamil persalinan
Banyak informasi yang tersebar baik itu dari media elektronik maupun dari lingkungan mengenai metode-metode atau tips-tips yang harus dilakukan menyangkut kesehatan ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

Jika metode-metode tersebut hanya untuk pengetahuan umum atau hanya dijadikan referensi saja mungkin tidak masalah. Namun untuk benar-benar diterapkan ibu hamil wajib mengkonsultasikannya kepada bidan atau dokter spesialis kandungan.

Jika ibu hamil bingung dengan apa-apa yang harus disiapkan atau apa yang harus dilakukan jika ada masalah terkait dengan kehamilannya ibu hamil bisa menanyakan secara langsung kepada dokter/ bidan yang ibu hamil kenal.

Namun kadang kita tidak tahu apapun tentang kehamilan dan cara merawatnya ( terutama bagi ibu yang hamil untu pertama kalinya) dan tidak tahu apa yang harus ditanyakan kepada dokter/ bidan tersebut. Selain itu kita juga tidak tahu masalah apa yang mungkin akan dihadapi ibu hamil selama masa kehamilannya dan disaat persalinannya nanti.

Tulisan ini mencoba untuk memberikan solusi dan informasi terkait dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi ibu hamil seperti di atas. Saat ini telah hadir sebuah buku yang mengupas secara lengkap mengenai apa-apa yang berkaitan dengan kehamilan yang sehat dan persalinan yang mudah.

Buku yang ditulis oleh seorang dokter spesialis kandungan dr. Riyani Limoa, SpOG ini membahas secara lengkap dengan memberikan informasi dan tips-tips kehamilan yang telah terbukti aman secara medis. Sehingga dengan membaca buku ini ibu hamil diharapkan dapat menjalani masa-masa kehamilannya secara sehat serta dapat mempersiapkan persalinan yang mudah.

Buku yang diberi judul "Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil" ini akan membahas mengenai tanda-tanda kehamilan, makanan dan minuman yang baik untuk dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil di tiap-tiap trimesternya, kebiasaan atau pola hidup yang harus dihindari ketika ibu sedang hamil.

Buku ini juga membahas mengenai tanda-tanda keguguran dan cara mencegah keguguran, lewat buku ini kita juga akan mengetahui perkembangan janin dari hari ke hari, bagaimana kondisi buka 1,2 dan 3, bagaimana mempersiapkan persalinan yang benar, tindakan operasi caesar serta resikonya dan banyak lagi yang kesemuanya akan dibahas secara gamblang di buku ini.

Buku yang diterbitkan oleh Penerbit DiGi Pustaka ini berisi 363 halaman dengan bahasa yang mudah dimengerti. Di dalam buku ini juga disertakan bonus-bonus seperti suplemen untuk mencegah cacat janin dan apron menyusui atau biasa yang disebut Nursing Cover.

Kini saatnya ibu hamil bisa mengerti dengan apa yang sedang dihadapi, persiapan apa yang musti dilakukan dan metode-metode apa yang harus diikuti untuk menghindari apa-apa yang tidak kita inginkan selama menjalani masa-masa kehamilan dan proses persalinan nanti.

Diharapkan dengan hadirnya buku "Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil" ini bisa membuat ibu hamil jadi lebih tenang dan rileks serta bisa menikmati momen-momen indah dalam menanti kelahiran sang buah hati.


Kondisi Kehamilan Minggu Ke-9 Hingga Minggu Ke-13

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-4 hingga minggu ke-8)
Tahapan Kehamilan Trimester Pertama

Kondisi Kehamilan Minggu ke-9

Pada minggu ini panjang bayi sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram, sudah mulai bergerak dan dapat dideteksi dengan USG.

Kondisi Ibu :
Perubahan dalam tubuh ibu sudah mulai terlihat, seperti payudara yang mulai membesar.

Kondisi bayi :
Tubuh bayi sudah hampir sepenuhnya terbentuk. Telinga bagian luar mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan mulai tampak.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-10
Panjang bayi sekitar 32-43 mm dan berat 7 gram. Organ reproduksi bayi sudah berkembang, jenis kelamin bayi masih sulit dibedakan jika dilihat di USG

Kondisi Ibu :
Peningkatan nafsu makan yang diiringi dengan penambahan berat badan dan perut yang agak sedikit membesar.

Kondisi bayi :
Semua organ penting yang telah terbentuk mulai berfungsi dan bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat dengan cepat dan hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. Ukuran kepala bayi juga hampir setengah dari ukuran panjang seluruh badan.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-11
Sering perkembangan pada minggu kesebelas, kemungkinan risiko keguguran akan berkurang. Pasda minggu ini panjang bayi mencapai sekitar 6,5 cm.

Kondisi Ibu :
Rasa mual dan muntah yang biasa terjadi pada ibu hamil akan mulai berkurang pada minggu ini.

Kondisi Bayi :
Semua bagian-bagian baik rambut, kuku jari tangan dan kuku jari kaki mulai tumbuh. Ibu juga sudah bisa merasakan gerakan demi gerakan kaki dan tangan bayi.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-12
Pada penghujung trisemester pertama panjang janin sudah berukuran sekitar 7,6-10 cm dengan berat sekitar 28 gram.

Kondisi Ibu :
Rasa mual dan lemas yang dialami ibu akan berangsur hilang. Keluhan-keluhan ibu akan menghilang dan selera makan ibu pun kembali normal.

Kondisi Bayi :
Wajah bayi sudah lebih sempurna. Jari-jari tangan dan kaki sudah terpisah sepenuhnya. Kelopak mata sudah mulai terbentuk. Pada masa ini sistem sirkulasi dan sistem kemih mulai bekerja dan hati sudah bisa menghasilkan empedu.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-13

Pada akhir trimester pertama plasenta berkembang sempurna untuk menyediakan oksigen, nutrisi dan pembuangan limbah bayi.

Kondisi Ibu :
Letih dan mual yang kerap terjadi pada ibu mulai mereda dan ibu merasa lebih berenergi. Munculnya linea atau garis gelap memanjang di sekitar perut karena meregangnya kulit. Begitu juga pada bagian leher yang mulai terlihat berwarna hitam semu.

Kondisi Bayi:
Jaringan dan organ yang sudah terbentuk dalam tubuh bayi tumbuh pesat dan mengalami pematangan. Jarinya yang unik telah teridentifikasi dengan baik. Kelopak mata, alis, bulu mata dan kuku sudah terbentuk. Tulang dan gigi menjadi lebih padat. Bayi sudah bisa menguap, menghisap jempol, meregang dan membuat wajah di dalam kandungan.

Kondisi Kehamilan Minggu Ke-4 Hingga Minggu Ke-8

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-1 hingga Minggu ke-3)
Tahapan Kehamilan Trimester Pertama

Kondisi Kehamilan Minggu ke-4
Janin sudah berbentuk embrio yang memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin - HCG), sehingga jika dilakukan test kehamilan hasilnya akan positif.

Kondisi Ibu :
Peningkatan produksi dari hormon progesterone serta payudhara yang mulai terasa lunak akan dialami oleh calon ibu. Namun pada usia kehamilan 4 minggu ini belum terlihat adanya pembesaran pada perut.

Kondisi bayi :
Janin mulai membentuk struktur manusia. Sel darah mulai mengambil bentuk dan sirkulasi akan dimulai. Terjadi pembentukan lingkaran hitam untuk mata, pembentukan otak dan tulang belakang serta jantung dan aorta (urat besar yang membawa darah ke jantung).

Kondisi Kehamilan Minggu ke-5
Janin masih disebut sebagai embrio dengan ukuran seperti biji apel.

Kondisi Ibu :
Ibu belum terlalu banyak mengalami perubahan pada tubuh dan belum mengetahui terjadinya kehamilan sebelum melakukan seperti test pack atau pemeriksaan urine.

Kondisi Bayi :
Pada minggu kelima ini terbentuk 3 lapisan yaitu lapisan ectoderm atau lapisan paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin yang seterusnya membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut.

Lapisan mesoderm atau lapisan yang berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Dan lapisan endoderm atau lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-6
Pada minggu ini ukuran embrio rata-rata sudah mencapai 2-4 mm dengan jantung yang mulai berdetak.

Kondisi Ibu :
Di malam hari Ibu agak mulai terganggu dengan sering buang air kecil akibat membesarnya uterus atau rahim.

Kondisi bayi :
Sistem pencernaan dan pernafasan juga sudah mulai dibentuk. Muncul tunas mungil yang nantinya akan berkembang menjadi lengan dan kaki. Mulai terbentuk juga jari kaki dan jari tangan yang kecil. Otak, saraf tulang belakang dan jaringan saraf lain dari sistem saraf pusat mulai terbentuk dengan baik.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-7
Pada minggu ini ukuran embrio panjang rata-rata sudah mencapai sekitar 5-13 mm dengan berat sekitar 0,8 gram atau kira-kira sebesar biji kacang hijau.

Kondisi Ibu:
Terasa nyeri pada payudara dan pembuluh darah mulai agak berbayang di payudara.

Kondisi bayi :
Jantung sudah terbagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil. Saluran pencernaan dan alat indera mulai berkembang. Tulang mulai terbentuk yang menggantikan tulang rawan. Gerakan embrio dimulai meskipun ibu belum bisa merasakannya.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-8
Pada minggu ini bayi memiliki panjang sekitar 14-20 mm.

Kondisi Ibu :
Meningkatnya hormon progesteron dalam sistem tubuh menyebabkan ibu terkadang mengalami sembelit.

Kondisi bayi :
6 minggu setelah pembuahan, wajah bayi sudah mulai terbentuk dengan mulai berkembangnya ujung hidung, kelopak mata juga telinga. Mulai terbentuknya lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Mata yang berada dibawah membran kulit yang tipis. Mulai bercabangnya saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan atau yang disebut Brochi. Anggota tangan dan kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna.

Kondisi Kehamilan Minggu Ke-1 Hingga Minggu Ke-3

tipstipskehamilan. Pada kehamilan trimester pertama atau pada minggu ke-1 hingga minggu ke-13 ini kondisi ibu mengalami perubahan-perubahan dari biasanya sebelum hamil. Perubahan ini biasanya baru dirasakan ibu hamil pada minggu kedua hingga minggu kesepuluh. Mulai dari perubahan emosi, selera makan, sering buang air kecil di malam hari, sembelit serta perubahan-perubahan tubuh lainnya akibat dari meningkatnya hormon progesterons dalam tubuh ibu hamil. Kondisi ibu hamil ini berubah seiring usia kehamilan dan perkembangan pada janin yang dikandungnya. Dimana janin juga mengalami perkembangan dan pertumbuhan setiap harinya. Dari mulai terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma, terbentuknya embrio hingga menjadi bayi.

Tahapan Kehamilan Trimester Pertama

Dengan mengetahui perkembangan janin tiap minggua dalam kandungan, ibu hamil akan bisa menghindari masalah yang akan menyerang janin, mengetahui perubahan-perubahan apa yang terjadi pada ibu hamil serta mengetahui nutrisi apa yang dibutuhkan ibu dan janin dalam usia-usia tersebut. Berikut ini gambaran kondisi kehamilan trimester pertama atau kondisi kehamilan minggu ke-1 hingga minggu ke-13 :


Kondisi Kehamilan Minggu ke-1
Pada minggu pertama ini baru terjadi proses pembentukan antara sperma dan sel telur dan belum terjadi pembuahan.
Kondisi Ibu :
Walaupun sudah telat datang bulan banyak Ibu yang belum menyadari kalau dirinya hamil.

Kondisi bayi :
Janin sudah memiliki bekal genetik 46 jenis kromosom manusia. Pada masa ini embrio membutuhkan nutrisi dan oksigen dari ibu.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-2
Pada akhir minggu kedua, pembuahan sel telur terjadi. Dan 30 jam setelah dibuahi, sel telur yang telah dibuahi membelah menjadi dua.

Kondisi Ibu :
Biasanya Ibu mulai berfluktuasi yaitu tiba-tiba marah atau senang tanpa sebab yang jelas dan mulai sering merasa kelelahan akibat perubahan hormon dan perubahan emosi.

Kondisi bayi :
Sel telur yang telah dibuahi akan membelah menjadi dua sel, sambil terus membelah hingga menjadi 32, sel telur terus bergerak meninggalkan lubang falopi menuju rahim.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-3
Hingga pada usia kehamilan minggu ketiga ini, Ibu mungkin belum sadar jika sedang mengandung.

Kondisi Ibu :
Morning sickness berupa mual atau muntah, perubahan selera makan dan berat badan biasanya dialami Ibu pada minggu ini

Kondisi bayi :
Sel telur membelah menjadi ratusan sel dan menempel pada dinding rahim. Selain itu plasenta juga mulai berkembang berbentuk bulat dan berfungsi mentransfer nutrisi dari ibu ke janin.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Dan Hari Perkiraan Kelahiran

tipstipskehamilan. Cara menghitung kehamilan baik itu usia kehamilan maupun perkiraan hari kelahiran belum diketahui oleh kebanyakan para ibu yang sedang menjalani kehamilan. Padahal pengetahuan akan hal ini adalah penting untuk dapat mengetahui perkembangan kehamilan yang sedang dijalani. Mengetahui apa yang terbaik bagi kehamilan itu sendiri pada usia-usia atau trimester-trimester tertentu yang dijalani oleh ibu hamil. Baik itu berupa asupan nutrisi, hal-hal yang boleh maupun tidak untuk dilakukan maupun untuk melakukan jadwal pemeriksaan baik ke bidan maupun dokter. Berikut ini cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel yang kami namakan dengan tabel kehamilan.
Cara menghitung kehamilan

Setelah sebelumnya kita membahas cara mengetahui masa subur wanita hanya dengan melihat tabel masa subur, kali ini tipstipskehamilan berbagi tips mengenai cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel kehamilan.

Untuk dapat menghitung usia kehamilan selama ini para ibu hamil masih mengandalkan dokter atau bidan. Memang ini tidak salah dan bahkan dianjurkan demi penghitungan usia kehamilan yang tepat secara medis. Namun, tidak ada salahnya tipstipskehamilan kali ini berbagi artikel mengenai cara memperkirakan hari kelahiran dan menghitung usia kehamilan hanya dengan melihat tabel kehamilan.

Jadi Anda para ibu hamil tidak perlu menghitung dengan rumus-rumus yang membingungkan, namun hanya dengan melihat tabel kehamilan para ibu hamil bisa memperkirakan kapan hari kelahiran sang buah hati dan berapa usia kehamilannya saat ini.

Tabel kehamilan berikut ini dibuat berdasarkan pada penghitungan siklus menstruasi atau metode Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Jadi bagi ibu hamil yang memiliki siklus haid normal atau teratur setiap 21-35 hari dapat menggunakan tabel ini untuk memperkirakan hari kelahiran sang buah hati serta mengetahui usia kehamilan. 

Berikut ini tabel kehamilan dari tipstipskehamilan beserta contoh penggunaannya.

Jika Ibu hamil setelah dilakukan test kehamilan ternyata positif hamil maka ibu hamil dapat melihat tabel di atas untuk melihat berapa usia kehamilannya sekarang dan kapan perkiraan hari kelahiran sang buah hati.

Contoh :
Jika misalnya haid terakhir ibu hamil terjadi pada tanggal 10 Pebruari hingga 15 Pebruari, maka hari HPHT nya adalah tanggal 10 Pebruari. Pada tabel di atas kita lihat angka 10 pada baris warna ungu dan bulan Pebruari kita juga melihat pada kolom warna ungu sebelah kiri.

Selanjutnya kita tarik garis ke bawah dan ke samping kanan sampai bertemu pada satu titik di tengah. Sehingga kita dapat melihat hari perkiraan lahir sang buah hati adalah tanggal 17 Nopember dengan melihat bulan Nopember ada pada sisi kanan tabel. 

Demikian juga misalnya jika HPHT ibu hamil adalah tanggal 25 Juli maka perkiraan hari kelahiran sang buah hati adalah tanggal 02 Mei tahun berikutnya.

Namun perkiraan tanggal kelahiran ini sebaiknya ditambah tenggang waktu plus dan minus 7 hari. Pada contoh di atas untuk perkiraan serta persiapan kelahiran yaitu antara 10 – 24 Nopember dan antara tanggal tanggal 25 April – 09 Mei tahun berikutnya.

Sedangkan untuk mengetahui berapa usia kehamilan ibu hamil yaitu pada contoh di atas kita mengetahui tanggal 17 Nopember sebagai hari perkiraan lahir, pada kolom yang sama kita lihat tanggal 17 adalah tanggal dimana usia kehamilan genap 1 bulan untuk setiap baris atau per bulannya.

Jadi jika kita ingin melihat berapa usia kehamilan pada bulan April misalnya, maka kita dapat menghitungnya ke bawah dengan melihat bulan disebelah kiri tabel. Sehinga kita lihat bahwa usia kehamilan pada tanggal 17 April adalah genap 2 bulan.

Demikian cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel kehamilan. Semoga bermanfaat..

Pantangan-pantangan Ibu Hamil Muda

tipstipskehamilan. Pantangan ibu hamil muda perlu diketahui oleh ibu hamil yang usia kandungannya masih dalam tahap tiga bulan pertama atau trimester pertama. Dimana pada usia kehamilan awal ini terjadi pembentukan cikal bakal organ-organ janin yang harus kita jaga dari hal-hal yang dapat membahayakan yang beresiko terhadap terjadinya keguguran, cacat bawaan maupun gagal pertumbuhan. Berikut ini beberapa pantangan ibu hamil muda.

Pantangan ibu hamil muda
Merokok
Merokok, menghirup asap rokok dari orang lain berpotensi mengakibatkan keguguran dan kehamilan prematur. Zat nikotin yang terdapat pada asap rokok dapat menjadi penyebab kanker pada bayi.

Minum Minuman Beralkohol
Mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan fetal alkohol sindrome dengan resiko antara lain wajah cacat, IQ rendah, keterbelakangan mental, koordinasi buruk dan juga perilaku agresif.

Makan Makanan Bermerkuri
Makanan-makanan laut seperti ikan atau kerang sangat bagus jika dikonsumsi ibu hamil karena banyak mengandung omega 3 dan omega 6 yang bisa mendukung pertumbuhan otak janin. Namun makanan-makanan laut juga berpotensi tercemar merkuri.

Makan Makanan Mentah
Makanan hewani maupun nabati yang tidak dimasak secara benar atau mentah masih mengandung mikroorganisme seperti rubella, toksoplasmosis dan cytomegalovirus yang akan mengakibatkan timbulnya penyakit dan membahayakan janin. 

Minum Sembarang Obat.
Ibu hamil dilarang mengkonsumsi obat secara bebas yang dapat beresiko pada gangguan pertumbuhan janin. Jika sedang sakit, sebaiknya ibu hamil mengkonsultasikan dengan bidan atau dokter.

Menggunakan Kosmetik yang Mengandung Merkuri/ Hidrokinon.
Zat kimia seperti merkuri dan hidrokinon dalam kosmetik dapat menyebabkan kerusakan sel dan mengganggu pertumbuhan janin. Sebaiknya gunakan kosmetik dari bahan alami seperti madu, alpukat dan zaitun.

Menjalani Diet
Ibu hamil muda dilarang melakukan diet meskipun berat badannya terus bertambah. Hal ini dikarenakan ibu hamil harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bagi pembentukan dan pertumbuhan organ-organ janin yang dikandungnya.

Olahraga/ Aktivitas Berat
Olah raga sdan beraktifitas memang dianjurkan bagi ibu hamil selama kegiatan tersebut tidak terlalu berat apalagi jika sampai terjadi goncangan yang dapat beresiko pada keguguran.

Stres
Ibu hamil dilarang stres karena dapat stres pada ibu hamil juga menjadi salah satu penyebab terjadinya keguguran.

Terpapar Sinar radiasi
Ibu hamil dilarang melakukan foto rontgen atau terpapar sinar radiasi dalam waktu lama. Resiko negatif radiasi pada kehamilan adalah kecacatan dan gangguan perkembangan pada janin.

Demikian beberapa pantangan-pantangan yang harus dihindari oleh ibu hamil muda. Semoga bermanfaat..

"Blog ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan untuk menggantikan saran dokter dan ahli lainnya. Konsultasikan keluhan seputar kehamilan Anda kepada dokter kandungan dan ahli lainnya"
Copyright © 2013-2016. Tips - Tips Tentang Kehamilan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger