Mewaspadai Anyang-anyangan dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu Hamil

tipstipskehamilan. Ingin selalu buang air kecil namun air kencing yang keluar sedikit atau dalam istilah lain disebut dengan anyang-anyangan sering dialami oleh ibu hamil. Anyang-anyangen ini bisa disebabkan oleh hal yang normal seperti adanya penekanan rahim yang kian membesar  terhadap kandung kemih. Namun yang perlu diwaspadai adalah jika anyang anyangen yang disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemih (ISK) yang ditandai dengan nyeri di bawah perut dan panas seperti terbakar pada kandung kemih. Berikut ini beberapa penyebab anyang-anyangen dan infeksi saluran kemih (ISK) pada ibu hamil.

Anyang anyangen sering buang air kecil
Anyang-anyangan biasanya lebih banyak terjadi pada wanita dibanding pria. Kenapa hal ini terjadi? Secara anatomi letak organ vital wanita lebih terbuka dan lebih dekat dengan anus. Jika setelah BAB wanita kurang menjaga kebersihannya maka kuman atau bakteri akan mudah masuk ke vaghina. Bakteri Escherecia coli yang berasal dari flora usus yang keluar sewaktu BAB tersebut dapat berkembang biak dan akan menjalar ke saluran kencing dan naik ke kandung kemih dan bisa menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK).

Wanita atau ibu hamil sebaiknya saat cebok jangan melakukannya dari arah belakang ke depan karena dapat mengenai organ vitalnya. Sebaiknya dilakukan dari atas ke bawah sehingga air langsung terbuang tanpa mengenai vaghina. Untuk menghindari bakteri yang mudah masuk wanita atau ibu hamil perlu menjaga kebersihan vaghina baik setelah BAK maupun BAB. Begitu pula satelah selesai melakukan hubungan suami istri.

Pada ibu hamil anyang anyangen bisa disebabkan tertekannya kandung kemih oleh rahim yang semakin membesar. Kondisi ini biasanya terjadi pada minggu ke 6 – 24 usia kehamilan. Karena kapasitas kandung kemih yang menyempit apalagi asupan air minum yang semakin banyak membuat ibu hamil akan selalu merasa ingin buang air kecil.

Ibu hamil sebaiknya jangan menahan jika ingin kencing. Sering menahan untuk buang air kecil dapat menyebabkan air seni tidak bisa keluar semua (lampias) saat dibuang dan masih menyisakan urine yang cukup banyak di dalam kandung kemih. Sisa urine inilah yang dapat membuat selalu ingin buang air kecil lagi. 

Urine yang tidak segera dibuang atau sisa urine yang tidak bisa terbuang dapat menyebabkan timbulnya bakteri pada kandung kemih. Jika dibiarkan bakteri ini akan menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK). Oleh karena itu segeralah untuk ke toilet jika ada tanda-tanda ingin BAK. Perbanyak juga asupan cairan atau minum air putih hingga 8 gelas sehari untuk mencegah bakteri tidak terkonsentrasi sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kandung kemih dan saluran kemih 

Infeksi saluran kemih (ISK) juga dapat disebabkan oleh adanya suatu rangsangan pada mulut saluran kencing karena reaksi infeksi atau karena kadar pH pada urinenya tak sesuai. Selain itu penyakit sistemik seperti diabetes atau penyakit lain yang dapat menurunkan kekebalan tubuh juga bisa menyebabkan ISK.

Infeksi saluran kemih (ISK) memiliki gejala seperti rasa nyeri atau panas seperti terbakar pada saluran atau kandung kemih, warna air seni keruh, dan jika sudah menyerang ginjal akan terasa nyeri di pinggang bagian belakang dan kadang disertai dengan demam, mual dan muntah. 

Jika Anda atau ibu hamil memiliki gejala seperti di atas segera periksa ke dokter karena infeksi saluran kemih yang tidak segera ditangani dapat menjalar ke ginjal dan dapat menyebabkan infeksi pada ginjal. ISK juga dapat meningkatkan resiko anemia, hipertensi dan preeklamsi pada ibu hamil  dan dapat menyebabkan bayi lahir secara premature serta dapat membuat berat badan bayi rendah.

Demikian Tips Mewaspadai Anyang-anyangan dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu Hamil. Semoga bermanfaat..

Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil Bersama Dokter Spesialis Kandungan dr. Riyani Limoa, SpOG

tipstipskehamilan. Kehamilan yang sehat dan persalinan yang mudah adalah dambaan setiap ibu yang sedang dalam masa-masa kehamilan. Bagi ibu hamil yang ingin memperoleh metode-metode khusus yang terbukti aman dan mudah dilakukan dalam menjaga dan merawat kehamilan serta metode khusus untuk persalinan yang mudah silahkan untuk terus membaca tulisan ini.

panduan masa hamil persalinan
Banyak informasi yang tersebar baik itu dari media elektronik maupun dari lingkungan mengenai metode-metode atau tips-tips yang harus dilakukan menyangkut kesehatan ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

Jika metode-metode tersebut hanya untuk pengetahuan umum atau hanya dijadikan referensi saja mungkin tidak masalah. Namun untuk benar-benar diterapkan ibu hamil wajib mengkonsultasikannya kepada bidan atau dokter spesialis kandungan.

Jika ibu hamil bingung dengan apa-apa yang harus disiapkan atau apa yang harus dilakukan jika ada masalah terkait dengan kehamilannya ibu hamil bisa menanyakan secara langsung kepada dokter/ bidan yang ibu hamil kenal.

Namun kadang kita tidak tahu apapun tentang kehamilan dan cara merawatnya ( terutama bagi ibu yang hamil untu pertama kalinya) dan tidak tahu apa yang harus ditanyakan kepada dokter/ bidan tersebut. Selain itu kita juga tidak tahu masalah apa yang mungkin akan dihadapi ibu hamil selama masa kehamilannya dan disaat persalinannya nanti.

Tulisan ini mencoba untuk memberikan solusi dan informasi terkait dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi ibu hamil seperti di atas. Saat ini telah hadir sebuah buku yang mengupas secara lengkap mengenai apa-apa yang berkaitan dengan kehamilan yang sehat dan persalinan yang mudah.

Buku yang ditulis oleh seorang dokter spesialis kandungan dr. Riyani Limoa, SpOG ini membahas secara lengkap dengan memberikan informasi dan tips-tips kehamilan yang telah terbukti aman secara medis. Sehingga dengan membaca buku ini ibu hamil diharapkan dapat menjalani masa-masa kehamilannya secara sehat serta dapat mempersiapkan persalinan yang mudah.

Buku yang diberi judul "Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil" ini akan membahas mengenai tanda-tanda kehamilan, makanan dan minuman yang baik untuk dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil di tiap-tiap trimesternya, kebiasaan atau pola hidup yang harus dihindari ketika ibu sedang hamil.

Buku ini juga membahas mengenai tanda-tanda keguguran dan cara mencegah keguguran, lewat buku ini kita juga akan mengetahui perkembangan janin dari hari ke hari, bagaimana kondisi buka 1,2 dan 3, bagaimana mempersiapkan persalinan yang benar, tindakan operasi caesar serta resikonya dan banyak lagi yang kesemuanya akan dibahas secara gamblang di buku ini.

Buku yang diterbitkan oleh Penerbit DiGi Pustaka ini berisi 363 halaman dengan bahasa yang mudah dimengerti. Di dalam buku ini juga disertakan bonus-bonus seperti suplemen untuk mencegah cacat janin dan apron menyusui atau biasa yang disebut Nursing Cover.

Kini saatnya ibu hamil bisa mengerti dengan apa yang sedang dihadapi, persiapan apa yang musti dilakukan dan metode-metode apa yang harus diikuti untuk menghindari apa-apa yang tidak kita inginkan selama menjalani masa-masa kehamilan dan proses persalinan nanti.

Diharapkan dengan hadirnya buku "Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil" ini bisa membuat ibu hamil jadi lebih tenang dan rileks serta bisa menikmati momen-momen indah dalam menanti kelahiran sang buah hati.


Kondisi Kehamilan Minggu Ke-9 Hingga Minggu Ke-13

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-4 hingga minggu ke-8)
Tahapan Kehamilan Trimester Pertama

Kondisi Kehamilan Minggu ke-9

Pada minggu ini panjang bayi sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram, sudah mulai bergerak dan dapat dideteksi dengan USG.

Kondisi Ibu :
Perubahan dalam tubuh ibu sudah mulai terlihat, seperti payudara yang mulai membesar.

Kondisi bayi :
Tubuh bayi sudah hampir sepenuhnya terbentuk. Telinga bagian luar mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan mulai tampak.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-10
Panjang bayi sekitar 32-43 mm dan berat 7 gram. Organ reproduksi bayi sudah berkembang, jenis kelamin bayi masih sulit dibedakan jika dilihat di USG

Kondisi Ibu :
Peningkatan nafsu makan yang diiringi dengan penambahan berat badan dan perut yang agak sedikit membesar.

Kondisi bayi :
Semua organ penting yang telah terbentuk mulai berfungsi dan bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat dengan cepat dan hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. Ukuran kepala bayi juga hampir setengah dari ukuran panjang seluruh badan.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-11
Sering perkembangan pada minggu kesebelas, kemungkinan risiko keguguran akan berkurang. Pasda minggu ini panjang bayi mencapai sekitar 6,5 cm.

Kondisi Ibu :
Rasa mual dan muntah yang biasa terjadi pada ibu hamil akan mulai berkurang pada minggu ini.

Kondisi Bayi :
Semua bagian-bagian baik rambut, kuku jari tangan dan kuku jari kaki mulai tumbuh. Ibu juga sudah bisa merasakan gerakan demi gerakan kaki dan tangan bayi.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-12
Pada penghujung trisemester pertama panjang janin sudah berukuran sekitar 7,6-10 cm dengan berat sekitar 28 gram.

Kondisi Ibu :
Rasa mual dan lemas yang dialami ibu akan berangsur hilang. Keluhan-keluhan ibu akan menghilang dan selera makan ibu pun kembali normal.

Kondisi Bayi :
Wajah bayi sudah lebih sempurna. Jari-jari tangan dan kaki sudah terpisah sepenuhnya. Kelopak mata sudah mulai terbentuk. Pada masa ini sistem sirkulasi dan sistem kemih mulai bekerja dan hati sudah bisa menghasilkan empedu.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-13

Pada akhir trimester pertama plasenta berkembang sempurna untuk menyediakan oksigen, nutrisi dan pembuangan limbah bayi.

Kondisi Ibu :
Letih dan mual yang kerap terjadi pada ibu mulai mereda dan ibu merasa lebih berenergi. Munculnya linea atau garis gelap memanjang di sekitar perut karena meregangnya kulit. Begitu juga pada bagian leher yang mulai terlihat berwarna hitam semu.

Kondisi Bayi:
Jaringan dan organ yang sudah terbentuk dalam tubuh bayi tumbuh pesat dan mengalami pematangan. Jarinya yang unik telah teridentifikasi dengan baik. Kelopak mata, alis, bulu mata dan kuku sudah terbentuk. Tulang dan gigi menjadi lebih padat. Bayi sudah bisa menguap, menghisap jempol, meregang dan membuat wajah di dalam kandungan.

Kondisi Kehamilan Minggu Ke-4 Hingga Minggu Ke-8

Sebelumnya...... (Kondisi Kehamilan Minggu ke-1 hingga Minggu ke-3)
Tahapan Kehamilan Trimester Pertama

Kondisi Kehamilan Minggu ke-4
Janin sudah berbentuk embrio yang memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin - HCG), sehingga jika dilakukan test kehamilan hasilnya akan positif.

Kondisi Ibu :
Peningkatan produksi dari hormon progesterone serta payudhara yang mulai terasa lunak akan dialami oleh calon ibu. Namun pada usia kehamilan 4 minggu ini belum terlihat adanya pembesaran pada perut.

Kondisi bayi :
Janin mulai membentuk struktur manusia. Sel darah mulai mengambil bentuk dan sirkulasi akan dimulai. Terjadi pembentukan lingkaran hitam untuk mata, pembentukan otak dan tulang belakang serta jantung dan aorta (urat besar yang membawa darah ke jantung).

Kondisi Kehamilan Minggu ke-5
Janin masih disebut sebagai embrio dengan ukuran seperti biji apel.

Kondisi Ibu :
Ibu belum terlalu banyak mengalami perubahan pada tubuh dan belum mengetahui terjadinya kehamilan sebelum melakukan seperti test pack atau pemeriksaan urine.

Kondisi Bayi :
Pada minggu kelima ini terbentuk 3 lapisan yaitu lapisan ectoderm atau lapisan paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin yang seterusnya membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut.

Lapisan mesoderm atau lapisan yang berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Dan lapisan endoderm atau lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-6
Pada minggu ini ukuran embrio rata-rata sudah mencapai 2-4 mm dengan jantung yang mulai berdetak.

Kondisi Ibu :
Di malam hari Ibu agak mulai terganggu dengan sering buang air kecil akibat membesarnya uterus atau rahim.

Kondisi bayi :
Sistem pencernaan dan pernafasan juga sudah mulai dibentuk. Muncul tunas mungil yang nantinya akan berkembang menjadi lengan dan kaki. Mulai terbentuk juga jari kaki dan jari tangan yang kecil. Otak, saraf tulang belakang dan jaringan saraf lain dari sistem saraf pusat mulai terbentuk dengan baik.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-7
Pada minggu ini ukuran embrio panjang rata-rata sudah mencapai sekitar 5-13 mm dengan berat sekitar 0,8 gram atau kira-kira sebesar biji kacang hijau.

Kondisi Ibu:
Terasa nyeri pada payudara dan pembuluh darah mulai agak berbayang di payudara.

Kondisi bayi :
Jantung sudah terbagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil. Saluran pencernaan dan alat indera mulai berkembang. Tulang mulai terbentuk yang menggantikan tulang rawan. Gerakan embrio dimulai meskipun ibu belum bisa merasakannya.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-8
Pada minggu ini bayi memiliki panjang sekitar 14-20 mm.

Kondisi Ibu :
Meningkatnya hormon progesteron dalam sistem tubuh menyebabkan ibu terkadang mengalami sembelit.

Kondisi bayi :
6 minggu setelah pembuahan, wajah bayi sudah mulai terbentuk dengan mulai berkembangnya ujung hidung, kelopak mata juga telinga. Mulai terbentuknya lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Mata yang berada dibawah membran kulit yang tipis. Mulai bercabangnya saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan atau yang disebut Brochi. Anggota tangan dan kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna.

Kondisi Kehamilan Minggu Ke-1 Hingga Minggu Ke-3

tipstipskehamilan. Pada kehamilan trimester pertama atau pada minggu ke-1 hingga minggu ke-13 ini kondisi ibu mengalami perubahan-perubahan dari biasanya sebelum hamil. Perubahan ini biasanya baru dirasakan ibu hamil pada minggu kedua hingga minggu kesepuluh. Mulai dari perubahan emosi, selera makan, sering buang air kecil di malam hari, sembelit serta perubahan-perubahan tubuh lainnya akibat dari meningkatnya hormon progesterons dalam tubuh ibu hamil. Kondisi ibu hamil ini berubah seiring usia kehamilan dan perkembangan pada janin yang dikandungnya. Dimana janin juga mengalami perkembangan dan pertumbuhan setiap harinya. Dari mulai terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma, terbentuknya embrio hingga menjadi bayi.

Tahapan Kehamilan Trimester Pertama

Dengan mengetahui perkembangan janin tiap minggua dalam kandungan, ibu hamil akan bisa menghindari masalah yang akan menyerang janin, mengetahui perubahan-perubahan apa yang terjadi pada ibu hamil serta mengetahui nutrisi apa yang dibutuhkan ibu dan janin dalam usia-usia tersebut. Berikut ini gambaran kondisi kehamilan trimester pertama atau kondisi kehamilan minggu ke-1 hingga minggu ke-13 :


Kondisi Kehamilan Minggu ke-1
Pada minggu pertama ini baru terjadi proses pembentukan antara sperma dan sel telur dan belum terjadi pembuahan.
Kondisi Ibu :
Walaupun sudah telat datang bulan banyak Ibu yang belum menyadari kalau dirinya hamil.

Kondisi bayi :
Janin sudah memiliki bekal genetik 46 jenis kromosom manusia. Pada masa ini embrio membutuhkan nutrisi dan oksigen dari ibu.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-2
Pada akhir minggu kedua, pembuahan sel telur terjadi. Dan 30 jam setelah dibuahi, sel telur yang telah dibuahi membelah menjadi dua.

Kondisi Ibu :
Biasanya Ibu mulai berfluktuasi yaitu tiba-tiba marah atau senang tanpa sebab yang jelas dan mulai sering merasa kelelahan akibat perubahan hormon dan perubahan emosi.

Kondisi bayi :
Sel telur yang telah dibuahi akan membelah menjadi dua sel, sambil terus membelah hingga menjadi 32, sel telur terus bergerak meninggalkan lubang falopi menuju rahim.

Kondisi Kehamilan Minggu ke-3
Hingga pada usia kehamilan minggu ketiga ini, Ibu mungkin belum sadar jika sedang mengandung.

Kondisi Ibu :
Morning sickness berupa mual atau muntah, perubahan selera makan dan berat badan biasanya dialami Ibu pada minggu ini

Kondisi bayi :
Sel telur membelah menjadi ratusan sel dan menempel pada dinding rahim. Selain itu plasenta juga mulai berkembang berbentuk bulat dan berfungsi mentransfer nutrisi dari ibu ke janin.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Dan Hari Perkiraan Kelahiran

tipstipskehamilan. Cara menghitung kehamilan baik itu usia kehamilan maupun perkiraan hari kelahiran belum diketahui oleh kebanyakan para ibu yang sedang menjalani kehamilan. Padahal pengetahuan akan hal ini adalah penting untuk dapat mengetahui perkembangan kehamilan yang sedang dijalani. Mengetahui apa yang terbaik bagi kehamilan itu sendiri pada usia-usia atau trimester-trimester tertentu yang dijalani oleh ibu hamil. Baik itu berupa asupan nutrisi, hal-hal yang boleh maupun tidak untuk dilakukan maupun untuk melakukan jadwal pemeriksaan baik ke bidan maupun dokter. Berikut ini cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel yang kami namakan dengan tabel kehamilan.
Cara menghitung kehamilan

Setelah sebelumnya kita membahas cara mengetahui masa subur wanita hanya dengan melihat tabel masa subur, kali ini tipstipskehamilan berbagi tips mengenai cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel kehamilan.

Untuk dapat menghitung usia kehamilan selama ini para ibu hamil masih mengandalkan dokter atau bidan. Memang ini tidak salah dan bahkan dianjurkan demi penghitungan usia kehamilan yang tepat secara medis. Namun, tidak ada salahnya tipstipskehamilan kali ini berbagi artikel mengenai cara memperkirakan hari kelahiran dan menghitung usia kehamilan hanya dengan melihat tabel kehamilan.

Jadi Anda para ibu hamil tidak perlu menghitung dengan rumus-rumus yang membingungkan, namun hanya dengan melihat tabel kehamilan para ibu hamil bisa memperkirakan kapan hari kelahiran sang buah hati dan berapa usia kehamilannya saat ini.

Tabel kehamilan berikut ini dibuat berdasarkan pada penghitungan siklus menstruasi atau metode Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Jadi bagi ibu hamil yang memiliki siklus haid normal atau teratur setiap 21-35 hari dapat menggunakan tabel ini untuk memperkirakan hari kelahiran sang buah hati serta mengetahui usia kehamilan. 

Berikut ini tabel kehamilan dari tipstipskehamilan beserta contoh penggunaannya.

Jika Ibu hamil setelah dilakukan test kehamilan ternyata positif hamil maka ibu hamil dapat melihat tabel di atas untuk melihat berapa usia kehamilannya sekarang dan kapan perkiraan hari kelahiran sang buah hati.

Contoh :
Jika misalnya haid terakhir ibu hamil terjadi pada tanggal 10 Pebruari hingga 15 Pebruari, maka hari HPHT nya adalah tanggal 10 Pebruari. Pada tabel di atas kita lihat angka 10 pada baris warna ungu dan bulan Pebruari kita juga melihat pada kolom warna ungu sebelah kiri.

Selanjutnya kita tarik garis ke bawah dan ke samping kanan sampai bertemu pada satu titik di tengah. Sehingga kita dapat melihat hari perkiraan lahir sang buah hati adalah tanggal 17 Nopember dengan melihat bulan Nopember ada pada sisi kanan tabel. 

Demikian juga misalnya jika HPHT ibu hamil adalah tanggal 25 Juli maka perkiraan hari kelahiran sang buah hati adalah tanggal 02 Mei tahun berikutnya.

Namun perkiraan tanggal kelahiran ini sebaiknya ditambah tenggang waktu plus dan minus 7 hari. Pada contoh di atas untuk perkiraan serta persiapan kelahiran yaitu antara 10 – 24 Nopember dan antara tanggal tanggal 25 April – 09 Mei tahun berikutnya.

Sedangkan untuk mengetahui berapa usia kehamilan ibu hamil yaitu pada contoh di atas kita mengetahui tanggal 17 Nopember sebagai hari perkiraan lahir, pada kolom yang sama kita lihat tanggal 17 adalah tanggal dimana usia kehamilan genap 1 bulan untuk setiap baris atau per bulannya.

Jadi jika kita ingin melihat berapa usia kehamilan pada bulan April misalnya, maka kita dapat menghitungnya ke bawah dengan melihat bulan disebelah kiri tabel. Sehinga kita lihat bahwa usia kehamilan pada tanggal 17 April adalah genap 2 bulan.

Demikian cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan kelahiran hanya dengan melihat tabel kehamilan. Semoga bermanfaat..

Pantangan-pantangan Ibu Hamil Muda

tipstipskehamilan. Pantangan ibu hamil muda perlu diketahui oleh ibu hamil yang usia kandungannya masih dalam tahap tiga bulan pertama atau trimester pertama. Dimana pada usia kehamilan awal ini terjadi pembentukan cikal bakal organ-organ janin yang harus kita jaga dari hal-hal yang dapat membahayakan yang beresiko terhadap terjadinya keguguran, cacat bawaan maupun gagal pertumbuhan. Berikut ini beberapa pantangan ibu hamil muda.

Pantangan ibu hamil muda
Merokok
Merokok, menghirup asap rokok dari orang lain berpotensi mengakibatkan keguguran dan kehamilan prematur. Zat nikotin yang terdapat pada asap rokok dapat menjadi penyebab kanker pada bayi.

Minum Minuman Beralkohol
Mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan fetal alkohol sindrome dengan resiko antara lain wajah cacat, IQ rendah, keterbelakangan mental, koordinasi buruk dan juga perilaku agresif.

Makan Makanan Bermerkuri
Makanan-makanan laut seperti ikan atau kerang sangat bagus jika dikonsumsi ibu hamil karena banyak mengandung omega 3 dan omega 6 yang bisa mendukung pertumbuhan otak janin. Namun makanan-makanan laut juga berpotensi tercemar merkuri.

Makan Makanan Mentah
Makanan hewani maupun nabati yang tidak dimasak secara benar atau mentah masih mengandung mikroorganisme seperti rubella, toksoplasmosis dan cytomegalovirus yang akan mengakibatkan timbulnya penyakit dan membahayakan janin. 

Minum Sembarang Obat.
Ibu hamil dilarang mengkonsumsi obat secara bebas yang dapat beresiko pada gangguan pertumbuhan janin. Jika sedang sakit, sebaiknya ibu hamil mengkonsultasikan dengan bidan atau dokter.

Menggunakan Kosmetik yang Mengandung Merkuri/ Hidrokinon.
Zat kimia seperti merkuri dan hidrokinon dalam kosmetik dapat menyebabkan kerusakan sel dan mengganggu pertumbuhan janin. Sebaiknya gunakan kosmetik dari bahan alami seperti madu, alpukat dan zaitun.

Menjalani Diet
Ibu hamil muda dilarang melakukan diet meskipun berat badannya terus bertambah. Hal ini dikarenakan ibu hamil harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bagi pembentukan dan pertumbuhan organ-organ janin yang dikandungnya.

Olahraga/ Aktivitas Berat
Olah raga sdan beraktifitas memang dianjurkan bagi ibu hamil selama kegiatan tersebut tidak terlalu berat apalagi jika sampai terjadi goncangan yang dapat beresiko pada keguguran.

Stres
Ibu hamil dilarang stres karena dapat stres pada ibu hamil juga menjadi salah satu penyebab terjadinya keguguran.

Terpapar Sinar radiasi
Ibu hamil dilarang melakukan foto rontgen atau terpapar sinar radiasi dalam waktu lama. Resiko negatif radiasi pada kehamilan adalah kecacatan dan gangguan perkembangan pada janin.

Demikian beberapa pantangan-pantangan yang harus dihindari oleh ibu hamil muda. Semoga bermanfaat..

Manfaat Minum Susu Hamil

tipstipskehamilan. Minum susu selama hamil dapat menyebabkan ibu gemuk dan bayi terlahir dengan berat badan berlebih, begitu menurut mitos yang berkembang di masyarakat. Namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum susu hamil akan membuat bayi yang akan dilahirkan nanti tumbuh menjadi remaja yang lebih tinggi. Bahkan studi terbaru menyebutkan manfaat susu sebenarnya sudah bisa didapatkan sejak bayi masih dalam kandungan.
Minum Susu Hamil

Kehamilan merupakan momen awal yang dapat menentukan masa depan seorang anak. Di masa kehamilan, kesehatan ibu dan calon bayi harus benar-benar diperhatikan baik dari kebutuhan nutrisi mereka maupun pola hidup yang dijalaninya.

Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu hamil selama menjalani kehamilan, alangkah baiknya ibu hamil juga mengonsumsi susu kehamilan. Karena selain sebagai sumber protein dan kalsium, susu kehamilan umumnya dilengkapi nutrisi-nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu dan bayi. Nutrisi-nutrisi tersebut antara lain yaitu vitamin, mineral, asam folat, zat besi, protein, karbohidrat, dan lemak yang merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan janin.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Inggris menyebutkan bahwa kandungan yodium yang terdapat pada susu akan memproduksi hormon dalam kelenjar tiroid. Hormon tersebut memiliki efek langsung terhadap perkembangan otak janin sehingga dapat membantu meningkatkan IQ bayi.

Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa mengkonsumsi susu selama kehamilan juga dapat membuat anak tumbuh lebih tinggi saat remaja. Anak-anak itu juga memiliki tingkat insulin yang lebih tinggi dalam aliran darahnya, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.

Namun terlepas dari semua manfaat susu hamil seperti tersebut di atas, seorang ibu hamil juga jangan sampai mengesampingkan makanan-makanan yang dikunyah yang berupa makanan-makanan sehat ibu hamil sebagai makanan utama selain mengkonsumsi susu kehamilan sebagai pelengkap nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Penyebab Nyeri Perut Saat Kehamilan Trimester Pertama

tipetipskehamilan. Sakit perut atau nyeri perut saat kehamilan trimester pertama adalah salah satu masalah yang menimbulkan ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil. Apalagi bagi yang baru pertama kali mengandung, rasa nyeri pada perut yang sering timbul kadang menimbulkan kekhawatiran. Yang perlu diwaspadai ketika nyeri perut saat kehamilan trimester pertama adalah jika rasa nyeri yang timbul terasa sangat luar biasa dan berlangsung lama, apalagi disertai dengan pendarahan.
Nyeri sakit perut kehamilan trimester pertama

Biasanya perasaan berat pada perut dan sedikit sakit seperti saat menjelang haid sering dialami oleh ibu hamil pada bulan-bulan awal kehamilan. Meskipun nyeri perut pada trimester pertama kehamilan umumnya tidak membahayakan dan sesuatu hal yang umum terjadi saat kehamilan, namun seorang Ibu yang bijak juga harus memahami jenis nyeri yang dialaminya demi mencegah masalah-masalah yang lebih serius pada kesehatannya serta janin yang dikandungnya.

Berikut ini beberapa penyebab nyeri perut yang biasanya dialami ibu hamil saat kehamilan trimester pertama :

1. Kehamilan Ektopik
Nyeri yang patut diwaspadai pada trimester pertama adalah saat terjadi kram pada salah satu sisi perut bagian bawah. Apalagi bila disertai perdarahan atau terdapat flek berwarna kecoklatan. Nyeri yang umumnya berlangsung lama ini bisa menjadi pertanda kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar kandungan yang terjadi karena melekatnya sel telur di luar rongga rahim, biasanya di saluran telur.

Kehamilan ektopik merupakan kehamilan abnormal di mana janin tidak dapat bertahan hidup dan seringkali tidak berkembang sama sekali. Ibu yang mengalami kehamilan ektopik akan merasakan rasa sakit perut saat kehamilannya masih muda, umumnya saat usia kehamilan 6-7 minggu. 

Jika tidak segera ditangani, kehamilan ektopik bisa menimbulkan perdarahan dan komplikasi lain. Penanganan segera berupa pengguguran janin dapat menghilangkan rasa sakit perut ibu sekaligus menyelamatkan jiwa sang ibu.

2. Perubahan Hormonal
Kehamilan berkaitan dengan perubahan hormonal. Beberapa perubahan hormonal bisa memicu kram perut yang biasanya terjadi pada tahap awal kehamilan. 

Penyebabnya yaitu akibat meningkatnya hormon progesteron dan relaksin yang membuat sambungan-sambungan tulang di sekeliling rahim merenggang. Meski tergolong normal, segera konsultasikan pada dokter bila nyeri terus berlanjut setelah kehamilan berusia 10 -12 minggu.

3. Implantasi
Ketika janin mengimplan dirinya sendiri di dalam rahim, ibu hamil akan mengalami sedikit rasa nyeri atau kram seperti menjelang menstruasi. Aktivitas pertumbuhan janin di dalam rahim atau disebut dengan implantasi ini biasanya terjadi selama 2 sampai 6 minggu pertama kehamilan.

4. Faktor Pencernaan dan Gas
Gas berlebih akibat pencernaan yang tidak normal selama kehamilan menyebabkan kembung dan dapat memicu nyeri. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron dan estrogen yang membuat pergerakan usus jadi melambat sehingga masa transit makanan serta gas dalam lambung dan usus menjadi lebih lama. 

Itulah yang menyebabkan kembung dan rasa penuh di perut. Untuk mengurangi rasa yang tidak nyaman ini, ibu hamil disarankan makan lebih sering namun dengan porsi yang sedikit-sedikit.

5. Konstipasi
Konstipasi atau susah buang besar merupakan hal yang umum dialami oleh para ibu hamil. Pengaruh perubahan hormon menyebabkan gerakan usus melambat sehingga mengganggu pencernaan dan pembuangan feses ibu hamil. Selain menyebabkan nyeri pada perut, konstipasi juga meningkatkan resiko wasir dan fistula.

6. Keguguran
Ibu hamil segera hubungi dokter jika merasakan nyeri perut disertai pendarahan. Sakit perut yang luar biasa dan berlangsung lama, diikuti kelemahan serta pendarahan parah selama kehamilan adalah tanda keguguran.

Demikian sedikit informasi mengenai penyebab nyeri perut yang biasanya dialami ibu hamil saat kehamilan trimester pertama. Semoga bermanfat..

Tips Mengatasi Lelah Saat Hamil

tipstipskehamilan. Cepat merasa lelah adalah hal lumrah dialami oleh ibu yang sedang hamil. Hal ini normal karena adanya perubahan hormonal dan tekanan ekstra pada tubuh Anda untuk mengakomodasi kehidupan baru. Ada beberapa ibu yang bisa menyesuaikan diri dengan perubahan ini dengan mudah, namun ada juga beberapa ibu hamil yang sulit menyesuaikan. Ada dua jenis kelelahan saat hamil, satu adalah fisik dan yang lainnya adalah kelelahan mental. Apa yang menyebabkan kelelahan saat hamil?
tips lelah lemas saat hamil

Pada kehamilan, itu adalah umum untuk mengalami kelelahan. Banyak perubahan yang terjadi pada kehamilan karena perubahan hormon dan tubuh mempersiapkan untuk perkembangan bayi.

Lebih banyak energi yang dibutuhkan untuk dirinya tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk bayinya. Jika pekerjaan yang terlalu banyak untuk Anda, tidak apa-apa untuk meminta bantuan dan meminta seseorang untuk melakukan pekerjaan untuk Anda.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi kelelahan saat hamil:
Hal ini penting untuk menjaga tubuh Anda dalam bentuk, terutama pada kehamilan di mana Anda makan untuk dua badan. Jangan melewatkan makan dan makan bergizi yang Anda bisa. Protein dan karbohidrat yang penting untuk energi.

Pastikan bahwa Anda makan kalori yang dianjurkan untuk wanita hamil, yang lebih dari kebutuhan orang normal. Pastikan untuk memiliki diet yang seimbang dengan hidrasi yang memadai.

Tubuh Anda membutuhkan sirkulasi yang baik agar dapat memberikan nutrisi secara efisien ke seluruh tubuh Anda. Ke-tidakaktif-an dapat membuat Anda merasa lelah daripada beristirahat karena otot Anda tidak sedang digunakan. Memiliki tidur malam yang baik.

Sebelum pergi tidur, pastikan bahwa Anda santai dan menghapus semua kekhawatiran Anda. Memutar musik atau menggunakan aromaterapi untuk meningkatkan kesempatan Anda memiliki tidur yang layak. Aromaterapi dikenal untuk membantu mengangkat energi dan meningkatkan mood Anda.

Jika kelelahan Anda parah, gigih dan terakhir sepanjang kehamilan Anda, yang terbaik adalah untuk menghubungi dokter Anda. Home remedies untuk kelelahan.

Anda bisa hamil dan tetap melakukan latihan. Lakukan olahraga ringan yang tidak beresiko bagi Ibu dan bayi. Olahraga dengan pola pernafasan dan peregangan yang santai ini cukup aman untuk ibu hamil.

Demikian tips mengatasi lelah saat hamil. Semoga bermanfaat..

Makanan Sehat Saat Hamil Muda (Trimester Pertama)

tipstipskehamilan. Makanan sehat saat hamil pada trimester pertama harus benar-benar diperhatikan oleh ibu hamil supaya kesehatan ibu dan janin dalam kandungan tetap sehat dan sebagai bagian dari pola hidup yang sehat dalam menjaga kehamilan trimester pertama. Banyak kasus seperti morning sickness dimana ibu hamil mengalami mual muntah dipagi hari pada trimester pertama. Bila hal ini dibiarkan, dan si ibu mengalami mual muntah yang tambah parah atau mengalami hiperemesis maka asupan nutrisi ibu hamil menjadi kurang dan hal ini dapat mengganggu pembentukan dan perkembangan janin. Oleh sebab itu Anda harus sangat berhati-hati tentang kebutuhan gizi selama kehamilan Anda. Berikut ini makanan sehat saat hamil dan baik untuk dikonsumsi pada trimester pertama kehamilan.

makanan sehat saat hamil dan baik untuk dikonsumsi pada trimester pertama
1. Sayuran Bayam dan Brokoli
Sayuran daun berwarna hijau kaya akan vitamin dan nutrisi termasuk vitamin A, C, K serta folat yang sangat penting untuk bayi dan tubuh ibunya. Zat besi pada bayam dapat mendukung produksi sel darah merah dalam tubuh ibu hamil sehingga volume darah yang mengalir ke rahim dapat ditingkatkan.

2. Susu Formula dan Yogurt
Susu memiliki kandungan protein yang dapat di gunakan sebagai pembentuk jaringan tubuh seperti otot-otot pada janin, menjaga kesehatan tulang pada ibu hamil maupun janin, menjaga kesehatan kulit serta dapat di gunakan sebagai pembentukan darah, cairan air ketuban maupun sebagai antibody untuk ibu hamil dan juga sang janin. Sedangkan yogurt adalah produk susu kaya kalsium yang lebih mudah dicerna dan dapat membantu menenangkan perut Anda

3. Telur
Telur mengandung protein tinggi yang sangat dianjurkan untuk ibu hamil. Selain protein, Selain itu telur juga mengandung zat besi, fosfor, kalsium, vitamin D dan beberapa bahkan mengandung lemak omega-3 yang penting bagi otak dan pengembangan penglihatan bayi.

4. Ikan Salmon
Makanan laut seperti udang dan kepiting dilarang bagi wanita hamil karena dapat menyebabkan alergi. Namun mengonsumsi ikan salmon di trimester pertama dapat meningkatkan kadar asam lemak omega-3 dan meningkatkan pertahanan antioksidan pada wanita hamil dan bayi. selain itu salmon juga memiliki kandungan kalsium yang tinggi serta vitamin D.

5. Kacang Almond
Selain kandungan proteinnya yang tinggi kacang almond juga kaya akan vitamin E dan omega 3. Nutrisi ini dapat membantu wanita hamil mendapatkan dosis tambahan protein selama trimester pertama.

6. Asparagus
Tahukah Anda bahwa tubuh Anda tidak dapat memproses kalsium tanpa Vitamin D? Asparagus mengandung banyak vitamin D dan bau aromatik yang dapat mengatasi masalah morning sickness.

7. Buah alpukat dan Labu Siam
Tubuh tidak menyimpan Asam folat yang cukup untuk kebutuhan bayi dalam rahim, oleh sebab itu ibu hamil harus mengkonsumsi asam folat yang cukup demi pertumbuhan dan perkembangan sel sehingga dapat mencegah bayi yang dilahirkan mengalami kecacatan pada sistem sarafnya. Buah alpukat rata-rata mengandung asam folat. Selain buah alpukat, labu siam juga memiliki andungan asam folat yang cukup baik.

8. Jeruk
Kandungan senyawa di dalam jeruk sangat bermanfaat bagi ibu-ibu hamil. Kandungan vitamin C dalam jeruk bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C berperan sebagai antibodi untuk melawan berbagai macam penyakit. Selain itu, vitamin C juga berperan menyembuhkan penyakit ringan seperti Influenza. Selain mengandung banyak vitamin dan mineral, jeruk juga mengandung senyawa asam folat.

Demikian makanan sehat dan baik untuk dikonsumsi saat hamil muda (trimester pertama kehamilan). Semoga bermanfaat..

Flek Saat Hamil dan Pendarahan Pada Ibu Hamil

tipstipskehamilan. Flek saat hamil pasti akan membuat seorang ibu hamil cemas dan bertanya-tanya, apalagi jika ia baru pertama kali mengalaminya. Benarkan flek saat hamil adalah hal yang lumrah atau biasa? Ataukah sebagai tanda bahaya dan harus segera dibawa ke dokter kandungan? Berikut ini sedikit informasi mengenai flek, penyebab terjadinya flek saat hamil atau pendarahan ringan, apa yang harus dilakukan ibu hamil jika mengalami flek saat hamil dan pendarahan yang bisa menyebabkan keguguran bahkan kematian si ibu.
flek saat hamil

Flek atau dalam istilah medis disebut spotting adalah perdarahan ringan yang bisa terjadi kapan saja pada ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Flek atau spotting ini hanya mengeluarakan bercak darah berwarna merah atau kecoklatan dari vhagina. Ada sekitar 20% ibu hamil mengalami spotting pada trimester pertama. Namun yang perlu dipastikan adalah tidak terjadi komplikasi yang mengiringi kejadian pendarahan tersebut.

Penyebab pendarahan ringan atau keluarnya flek saat hamil berbeda pada setiap trimester. Pada trimester pertama pendarahan yang terjadi tidak selalu berarti ada masalah. Hal-hal yang tidak berbahaya penyebab flek saat hamil antara lain disebabkan oleh:
  • Sel telur yang sudah dibuahi melekatkan diri ke dinding rahim. Hal ini bisa menyebabkan darah keluar namun sangat sedikit.
  • Infeksi pada mulut rahim dan vhagina dan mengakibatkan suatu peradangan setempat dan spotting. Spotting ini akan segera berhenti segera setelah infeksi teratasi.
  • Karena mulut rahim saat kehamilan menjadi lebih lunak dan “dipenuhi” pembuluh darah di dalamnya, hubungan suami istri bisa saja menyebabkan suatu pendarahan kecil.
  • Perubahan hormon pada minggu-minggu awal kehamilan bisa menyebabkan keluarnya flek, tetapi pada sebagian wanita dapat menetap sampai akhir kehamilan.
Flek atau spotting adalah pendarahan ringan yang mengeluarakan bercah darah sedikit berwarna merah atau kecoklatan dan tidak berlangsung lama (kurang dari 1 hari), berbeda dengan pendarahan. Pendarahan adalah tanda tersering dari keguguran. 

Pendarahan ini mengeluarkan darah banyak dan atau keluarnya secara terus menerus. Sehingga setiap wanita hamil yang mengalami perdarahan dari vhagina atau bahkan disertai dengan gejala lain (misalnya nyeri perut, keluarnya gumpalan darah atau jaringan, pingsan, lemas, demam) harus segera berkonsultasi dengan dokter/bidan. Atau jika perlu langsung datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Keguguran lebih banyak terjadi pada trimester pertama, namun bukan berarti pada trimester berikutnya tidak ada resiko keguguran. Pendarahan yang disertai dengan nyeri perut pada trimester pertama termasuk pendarahan yang serius dan butuh penanganan segera. Begitu juga jika pendarahan terjadi pada trimester kedua atau ketiga.

Segera hubungi dokter atau rumah sakit jika pendarahan mengeluarkan darah berwarna merah yang tidak disertai rasa nyeri, darah yang keluar bisa sedikit atau banyak tetapi selalu disertai dengan nyeri perut hebat atau terjadi konstraksi rahim. Segera datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit apabila perdarahan terjadi setelah usia kehamilan 28 minggu. Perdarahan yang menjadi salah satu penyebab terbesar kematian ibu di Indonesia ini terjadi dengan mengeluarkan darah bisa banyak atau sedikit dengan disertai atau tanpa nyeri perut.

Jika Anda tidak ingin terjadi flek saat hamil maka rajin-rajinlah kontrol ke dokter/bidan sejak awal kehamilan sehingga bisa mendeteksi dini adanya kelainan. Hindari rokok dan narkoba, tenangkan diri Anda dan tetap waspada terhadap adanya tanda-tanda bahaya di atas. Namun jika Anda mengalami flek saat hamil pada trimester pertama maka yang perlu Anda lakukan adalah berbaring, tenangkan pikiran, banyak minum untuk mengganti darah yang keluar, dan jangan melakukan hubungan suami-istri untuk sementara.

Banyak ibu hamil yang mengalami flek saat hamil pada trimester pertama. Ada yang hanya mengalami bercak kecoklatan selama 1-2 hari, tapi ada juga yang berlangsung sedikit-sedikit hingga beberapa minggu. Namun kebanyakan berakhir pada kehamilan yang sehat dan kelahiran yang normal. Jika Anda masih ragu segera berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda untuk solusi yang lebih tepat pada permasalahan kehamilan Anda.

Tips-tips Menjaga Kehamilan Trimester Pertama untuk Menghindari Keguguran/ Cacat pada Bayi

tipstipskehamilan. Jika Anda telah mengalami tanda-tanda kehamilan dan tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa-masa kehamilan Anda sebaiknya Anda harus memahami tips-tips dalam menjaga kehamilan terutama pada masa-masa kehamilan usia 1 - 3 bulan. Karena pada masa-masa tersebut merupakan masa yang masih rawan untuk janin yang ada dalam kandungan (kondisi janin belum terlalu kuat). Untuk menghindari dari ancaman keguguran pada masa-masa rentan yaitu pada tiga bulan pertama ini, perlu diketahui oleh seorang Ibu yang hamil muda tips-tips menjaga kehamilan trimester pertama untuk menghindari keguguran/ cacat pada bayi berikut ini.

tips menjaga kehamilan tidak keguguran

1. Periksakan Kadar Hormon Progesteron
Di minggu-minggu pertama, hormon progesteron memang berperan besar untuk menguatkan hasil pembuahan menempel di dinding rahim agar tidak gugur. Berbeda di dua trimester berikutnya dimana fungsi hormon penguat kehamilan tersebut digantikan fungsi plasenta yang sudah terbentuk di trimester kedua.

Kadar hormon progesteron yang rendah akan membuat ibu yang sedang hamil muda rentan keguguran. Ibu hamil muda harus memiliki kadar hormon progesteron serum di atas 18,9. Jika memang kadar hormon progesteron Anda rendah maka dokter akan memberikan tambahan melalui suntik atau obat.

2. Berhenti Menyusui
Jika Anda telah dinyatakan positif hamil namun Anda masih dalam keadaan menyusui maka sebaiknya segera sapihlah bayi Anda. Karena jika tidak, dikwatirkan akan terjadi kontraksi pada rahim Anda dan membahayakan janin yang Anda kandung. Namun sebaiknya untuk hal ini konsultasikan ke dokter Anda.

3. Hindari Makanan Beresiko
Makanan yang beresiko di sini adalah makanan laut seperti udang, cumi-cumi, kepiting yang terkontaminasi mercury yang dapat menyebabkan kecacatan janin. Selain itu hindari juga makanan setengah matang demi mengindari infeksi toksoplasma yang sangat berisiko menyerang plasenta dan bayi Anda.

4. Hindari Mengkonsumsi Zat Berbahaya
Bagi ibu hamil sebaiknya tidak terpapar asap rokok dalam lingkungannya apalagi merokok karena Karbonmonoksida pada asap rokok dapat meracuni tubuh janin serta oksigen dalam darah berkurang.

Selain itu hindari minuman yang mengandung alkohol, makanan yang mengandung rum, mewarnai rambut saat hamil, atau menggunakan obat-obatan kimia (krim wajah) juga berbahaya bagi para wanita hamil. Karena dapat mempercepat penyerapan pewarnaan rambut dan berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin.

5. Konsumsi Makanan yang Bergizi
Nah setelah Anda bisa menghindari hal-hal yang beresiko seperti di atas, Andapun perlu makanan yang bergizi guna membantu menjaga kesehatan janin dan juga kekuatan kandungan terutama trimester pertama.

Penuhilah kebutuhan gizi Anda dan bayi Anda mulai dari karbohidrat, protein dan vitamin dengan mengkonsumsi aneka makanan seperti daging, telur, sayur-sayuran dan juga buah-buahan. Cari tahu apa makanan sehat saat hamil pada trimester pertama.

6. Hindari Memakai Sepatu Hak Tinggi
Hindari menggunakan sepatu hak tinggi saat Anda sedang hamil. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko terjadinya keguguran karena posisi kaki ibu hamil yang kurang sempurna atau lebih cepat lelah. Selain itu resiko terjatuh dengan pemakaian sepatu hak tinggi juga lebih besar.

7. Hindari Beraktifitas Lebih yang Berpotensi Menganggu Kondisi Kandungan
Anda tidak bisa menyamakan aktifitas anda ketika hamil dan sebelum hamil meskipun Anda mungkin tidak merasakan keluhan apa-apa seperti mual, pusing, dan lain-lain. 

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya Anda tetap harus hati-hati saat usia kandungan masih kurang dari tiga bulan dengan menghindari dulu berbagai aktifitas yang berat yang bisa membuat anda kecapekan.

Demikian tips-tips menjaga kehamilan trimester pertama untuk menghindari keguguran/ cacat pada bayi. Semoga usaha Anda untuk menjaga kondisi bayi Anda agar tetap sehat diridhoi oleh Allah S.W.T. Amin.

Tanda-tanda Seorang Wanita Mulai Hamil

tipstipskehamilan. Tanda-tanda orang hamil akan dirasakan oleh Anda atau wanita lainnya seperti yang dirasakan oleh wanita-wanita manapun di dunia jika orang tersebut memang ditakdirkan oleh Allah S.W.T untuk hamil (telah mengalami proses terjadinya kehamilan dalam kandungannya). Banyak wanita yang ingin supaya cepat hamil hamil setelah sekian lama mereka menikah. Namun banyak juga wanita-wanita yang mengalami tanda-tanda hamil namun tidak menginginkannya. Untuk memastikan seseorang memang lagi hamil bisa menggunakan test pack yang hasilnya bisa 99% akurat. Berikut ini 13 tanda-tanda pendukung jika Anda mulai hamil (tanda2 orang hamil). 

http://tipstipskehamilan.blogspot.com/

1. Terlambat Haid

Jika haid Anda tidak kunjung datang bisa jadi Anda mulai mengalami kehamilan atau yang disebut dengan amenorrhoea. Berhentinya haid merupakan tanda bahwa sel telur telah dibuahi oleh sel sperma. 

Namun tidak semua haid yang datang terlambat adalah tanda kehamilan karena ada juga factor-faktor lain yang menyebabkan haid tidak kunjung dating, seperti stress atau makan obat-obatan seperti Primolut N, norethisteron, lutenil atau pil kontrasepsi.

2. Perubahan pada Payudara

Salah satu tanda kehamilan adalah payudara Anda menjadi membengkak namun lebih lunak. Payudara terasa lebih sensitif, gatal, berdenyut seperti kesemutan dan terasa nyeri saat disentuh. Perubahan ini dikuti dengan bentuk puting yang semakin membesar, warna aerola yang semakin gelap dari biasanya dan guratan pembuluh darah yang semakin kelihatan.

Perubahan-perubahan di atas akibat dari meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesterone di tubuh Anda. Namun ketidaknyaman ini akan jauh berkurang setelah trimester pertama saat tubuh Anda sudah bisa menyesuaikan diri dengan perubahan hormon.

3. Sering Merasa Lelah

Meningkatnya kadar hormon progesterone, kerja ginjal, jantung serta paru-paru pada awal kehamilan atau pada trimester pertama menyebabkan Anda sering merasa lelah. Tapi persaan cepat lelah ini akan hilang setelah mencapai trimester kedua.

4. Ada Bercak Darah

Munculnya bercak darah, merah muda atau hanya bercak noda berwarna coklat kemerahan di vagina sekitar 11-12 hari setelah berhubungan. Hal ini terjadi akibat menempelnya embrio ke dinding atau menempelnya embrio ke dinding rahim atau yang disebut dengan implantasi.

5. Perut seperti Kram

Salah satu tanda Anda mulai hamil adalah perut terasa kram.

6. Perasaan Mual dan Ingin Muntah

Jangan lupakan alasan ini jika Anda merasa mual dan ingin muntah saat Anda sedang mencicipi masakan orang lain. Bisa jadi ini tanda-tanda kehamilan yang sedang Anda tunggu-tunggu yang terjadi pada saat yang tidak tepat.

Mual dan muntah biasanya terjadi setelah 1 bulan melakukan hubungan suami istri atau 2 minggu setelah tidak haid. Hal ini disebabkan meningkatnya hormone hCG (Human Chorionic Gonadotrophin) atau hormone manusia yang menandakan ada janin di tubuh Anda.

7. Peka Terhadap Bau

Mungkin selama ini Anda biasa dengan bau tertentu lalu saat mulai hamil Anda merasa sangat peka, merasa jijik bahkan ingin muntah karena bau tersebut. Misalnya bau kopi, bau ikan mentah atau bau masakan tertentu.

8. Perut Terasa Kembung/ Sembelit

Jika Anda mulai hamil Anda mungkin merasa perut kembung seperti sembelit dan susah buang air besar. Hal ini disebabkan meningkatnya hormon progestron yang menjadikan proses pencernaan menjadi lambat.

9. Sering Buang Air Kecil

Jika Anda sedang berbadab dua maka tubuh Anda akan menghasilkan lebih banyak cairan tambahan yang diproses oleh ginjal dan kandung kemih. Hal ini menyebabkan Anda lebih sering ingin buang air kecil.

10. Selalu Ingin Meludah

perubahan kadar hormone estrogen pada tubuh Anda yang sedang hamil menyebabkan Anda ingin selalu meludah atauyang disebut hipersalivasi.

11. Suhu Basal Tubuh Meningkat

Suhu basal adalah suhu yang diambil dari mulut begitu Anda bangun tidur di pagi hari. Suhu basal tubuh akan sedikit meningkat setelah ovulasi dan akan turun ketika Anda haid.

Jika suhu basal tubuh Anda tidak menurun selama 18 hari berturut-turut bisa jadi Anda mengalami kehamilan. Untuk mengukur suhu basal tubuh Anda bisa menggunakan termometer yang diletakkan di bawah lidah.

12. Mengidam

Perubahan hormon pada tubuh Anda yang sedang hamil bisa menyebabkan Anda tidak menyukai makanan kesukaan Anda atau malah ingin makan makanan yang sebelumnya tidak Anda sukai.

13. Mood Berubah-ubah

Sifat Anda yang suka berubah-ubah dimana di satu saat sangat emisonal, cepat sedih dan cepat gembira adalah hal yang wajar saat Anda mulai hamil. Hal itu disebabkan produksi hormon yang sedang membanjir di tubuh Anda.

Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan

tipstipskehamilan. Secara sederhana proses terjadinya kehamilan adalah pria bertemu wanita kemudian melakukan hubungan suami istri dan sembilan bulan kemudian lahirlah 'si jagoan'. Mungkin semudah itu yang bagi pasangan yang mengalami 'kecelakaan'. Tapi bagi pasangan yang sudah menikah dan belum juga dikaruniai anak bisa jadi proses terjadinya kehamilan adalah sebuah proses yang rumit dan bahkan bisa membuat stress. Memang kalau dilihat secara medis proses terjadinya kehamilan sangatlah rumit dan kompleks. Namun bagi pasangan suami istri yang sudah lama merindukan kehadiran anak mengetahui proses terjadinya kehamilan sangatlah bagus dalam memahami bagaimana suatu kehamilan bisa terjadi. Berikut ini adalah sekilas tahapan-tahapan dilihat dari sisi medis bagaimana proses terjadinya kehamilan.
penyebab proses kehamilan terjadi

Ketika sepasang pria dan wanita melakukan hubungan suami istri, sang pria akan melepaskan jutaan sel sperma ke dalam rahim seorang wanita. Setelah dilepaskan sel sperma tersebut berjalan melalui leher rahim masuk ke dalam rahim, kemudian sel sperma tersebut berjalan hingga mencapai saluran tuba dan bertemu sel telur yang dihasilkan dari sang wanita.  

Jika sang wanita berada pada masa subur maka pada rahim sang wanita tersebut akan terdapat sel telur yang matang atau yang disebut dengan ovum. Dari jutaan sel sperma yang dilepaskan sang pria hanya satu yang berhasil melakukan pembuahan pada sel telur yang sedang matang atau ovum.

Pada proses pembuahan tersebut hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur sedangkan bagian ekor yang merupakan alat gerak sel sperma akan melepaskan diri. Terjadinya pembuahan inilah yang disebut dengan istilah konsepsi atau fertilitas dimana merupakan awal proses terjadinya kehamilan.
Sel telur yang telah dibuahi lalu berubah berubah menjadi zigot. Kemudian selama 4 hari zigot akan melakukan pembelahan sel selama perjalanannya di oviduk menuju rahim. Zigot akan berbentuk seperti bola yang dinamakan blastula dalam waktu 4 hari.

Blastula ini memiliki rongga yang disebut blastosol. Dan di bagian dalam rongga blastosol ini terdapat massa sel yang berisi cairan. Massa sel atau yang disebut blastosit inilah yang nantinya akan menjadi bakal embrio.
Proses selanjutnya yaitu implantasi dimana bagian lengket dari blastosol tersebut akan menempel di endometrium. Kemudian proses selanjutnya adalah yang disebut dengan gastrulasi dimana blastula berkembang membentuk tiga lapisan, yaitu lapisan luar (ektoderm), lapisan tengah (mesoderm), dan lapisan dalam (endoderm). Tahap gastrulasi ini terjadi sekitar minggu ketiga.
Proses selanjutnya adalah apa yang disebut dengan proses organogenesis. Dalam proses ini ektoderm akan membentuk sistem saraf, kulit, mata, dan hidung. Mesoderm membentuk otot, tulang, jantung, pembuluh darah, ginjal, limfa, dan organ-organ reproduksi.

Sedangkan endoderm akan membentuk organ-organ serta kelenjar yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Proses organogenesis ini dimulai dari minggu keempat sampai minggu kedelapan kemudian mengalami proses penyempurnaan pada minggu kesembilan.

Penyakit Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

tipstipskehamilan. Diabetes Mellitus Gestasional atau Gestational Diabetes Mellitus (GDM) adalah jenis diabetes yang terjadi pada ibu hamil. Diabetes ini terjadi hanya sementara selama masa kehamilan. Diabetes gestasional ini terjadi karena produksi hormon yang berlebihan di dalam tubuh ibu hamil sehingga menyebabkan kandungan glukosa ( gula darah) yang lebih tinggi dari biasanya. Jika tingkat insulin yang dikeluarkan pankreas ( yang bertugas mengontrol gula darah) tidak dapat terpenuhi seiring peningkatan glukosa maka terjadilah yang namanya diabetes gestasional.
Penyakit Diabetes Masa Hamil

Diabetes gestasional berbeda dengan jenis diabetes pada wanita yang dalam keadaan belum hamil. Diabetes gestasional umumnya terjadi pada wanita yang belum pernah memiliki riwayat diabetes namun pada masa kehamilannya memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Diabetes gestasional biasanya berkembang saat masa kehamilan memasuki usia trimester kedua atau setelah tiga bulan pertama masa kehamilan. Wanita yang pernah terkena diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya kemungkinan besar akan terkena lagi pada kehamilan berikutnya.

Penyebab masalah diabetes gestasional ini bukan pada insulin maupun pankreas yang mengeluarkan insulin, namun plasenta. Pada ibu hamil plasenta menghasilkan hormon (yang membantu dalam perkembangan bayi). Hormon yang dihasilkan oeh plasenta ini menghambat dengan respon alami tubuh terhadap insulin sehingga membuat insulin kurang efektif. Kondisi ini disebut sebagai resistensi insulin.

Ketika tubuh wanita hamil tidak mampu membuat dan menggunakan semua insulin yang dibutuhkan untuk kehamilan, gula darah akan menumpuk dan mengalami peningkatan dalam darah. Kondisi ini disebut dengan hiperglikemia. Hal ini disebabkan oleh glukosa yang tidak bisa meninggalkan darah dan diubah menjadi energi karena tidak cukup insulin.

Perawatan segera harus diambil agar penyakit diabetes gestasional ini tidak membahayakan bagi sang ibu maupun bayi. Pengobatan mencakup rencana diet secara spesifik, pemantauan kadar gula darah, dan suntikan insulin.

Jika obat kurang tepat atau jika rencana diet tidak diikuti dengan benar, ada risiko hipoglikemia. Kebalikan dari hiperglikemia, hipoglikemia terjadi ketika tidak ada cukup glukosa dalam darah.

Umumnya diabetes gestasional menghilang pasca kelahiran si bayi. Tetapi sekali ibu hamil mengalami diabetes gestasional, besar kemungkinan sang ibu akan mengalaminya lagi pada kehamilan berikutnya.
"Blog ini berisi informasi yang bersifat umum dan tidak ditujukan untuk menggantikan saran dokter dan ahli lainnya. Konsultasikan keluhan seputar kehamilan Anda kepada dokter kandungan dan ahli lainnya"
Copyright © 2013-2016. Tips - Tips Tentang Kehamilan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger